Amankan 2 Pelaku, Polisi Selidiki Motif Perusakan Masjid Quwatul Islam Yogyakarta!

0
8463
perusakan masjid
Copyright ©tribunjogja

Amankan 2 Pelaku, Polisi Selidiki Motif Perusakan Masjid Quwatul Islam Yogyakarta!

Indowarta.com – Dua orang yang diduga sebagai dalang kasus peruskan masjid Quwatul Islam di Yogyakarta telah diamakan oleh pihak Polresta Yogyakarta. Hingga saat ini dua orang tersebut tengah dalam pemeriksaan guna mengetahui motif sebenarnya dari kejadian tersebut.

Mengenai penangkapan pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perusakan masjid ini dijelaskan oleh Kapolsek Danurejan Kompol Aslori. ‘Dua orang sudah kami amankan di kantor. Sedangkan untuk motifnya saat ini masih dalam peneylidikan’ ujarnya Senin malam, 9 Oktober 2017.

Aslori menambahkna saat ini belum bisa memberikan penjelasan banyak karena penangkapan dua pelaku langsung dilakukan oleh Polresta Yogyakarta. Kasus perusakan masjid di Yogyakarta ini sendiri juga sudah ditangani oleh Reskrim Polresta Yogyakarta.

Masjid Quwatul Islam sendiri beralamat di Jalan Mataram, No 1 Suryatmajan, Danurejan Yogyakarta. Dari informasi yang didapat perusakan masjid terjadi pada Senin, 9 Oktober 2017 sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku melemparkan bongkahan cor semen ke pintu gerbang masjid dan mengakibatkan kerusakan sejumlah barang didalam masjid.

perusakan masjid
Copyright ©panjimas

Seorang saksi mata dikatakan sempat mengejar pelaku pelemparan. Namun saksi tersebut balik arah karena pelaku justru mengejar balik saksi bersama dengan seorang temannya. Saksi yang seorang diri kemudian menyelamatkan diri dan melaporkan hal ini ke Polsek Danurejan.

Nampak sejumlah batu masih berserakan di lantai masjid tersebut usai kejadian. Sejumah kursi dan rolling door yang ada di masjid Quwatul Islam rusak. Sedangkan menruut Saifudin (30 tahun), seoarang penjaga masjid mengatakan jika kejadian berlangsung degan cepat.

Menurutnya sebelum aksi pelemparan itu ia sempat medengar suara keras dari pintu sebelah barat Masjid Quwatul Islam. ‘Sekitar pukul 00.30 WIB itu saya dengar suara dari luar. Ternyata ada orang yang menendang pintu yang terbuat dari seng dan setelah itu mereka melempari batu. Tahu dilempari batu, saya langsung masuk ke masjid’ ujarnya saat ditemui di masjid Quwatul Islam pada Senin pagi, 9 Oktober 2017.

Sementara itu cukup diketahui, Masjid yang menjadi sasaran perusakan ini dalam proses pembangunan. Dari keterangan saksi sekaligus imam tetap masjid bernama Izzun Nafroni (34 tahun) menjelaskan jika oknum yang melakukan perusakan masjid berjumlah satu orang, tapi ada seorang lagi yang menunggu di luar masjid.

Baca juga : David Bond Bantah Buat Video Hot dengan Wanita Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here