Pimpinan KPK Persilahkan Pengacara Setya Novanto Lapor Polisi!

0
479
Copyright ©Kompas

Pimpinan KPK Persilahkan Pengacara Setya Novanto Lapor Polisi!

Indowarta.com – Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredich Yunadi mengancam bakal melaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke polisi jika nantinya kliennya itu kembali ditetapkan sebagai tersangka.

Pasalnya ia menilai putusan praperadilan yang membebaskan kliennya dari status tersangka itu udah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Menanggapi ancaman tersebut, Wakil Ketua KPK Basria Panjaitan menanggapinya dengan santai. Basaria mengatakan pihaknya masih melakukan sejumlah langkah untuk kembali menjerat Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Baca Juga Setya Novanto Ancam Laporkan Komisioner KPK ke Bareskrim Polri!

Selain itu, ia juga mempersilahkan pengacara Setnov untuk melapor ke polisi jika nantinya KPK kembali menetapkan Novanto sebagai tersangka. Menurut  Basaria, adalah hal setiap warga negara untuk menyampaikan laporan ke pihak kepolisian.

“Enggak apa-apa, hak beliau. Enggak apa-apa, dilaporkan saja,” ujar Basaria yang membebaskan kuasa Hukum Novanto untuk lapor ke polisi.

kuasa Hukum Setya Novanto
Copyright ©Tribunnews

Basaria meyakini pihak kepolisian tidak akan menindaklanjuti laporan tersebut. pasalnya, apa yang dilakukan oleh KPK adalah murni penegak hukum, bukan sebuah tindak pidana. “Saya kira polisi punya sikap profesional di bidang penyidikan. Mereka akan mengerti mana yang tindak pidana dan bukan,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Fredich Yunadi mengancam akan melaporkan lembaga antirasuah tersebut ke pihak polisi jika nantinya Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP. Ia menganggap praperadilan itu sudah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Baca Juga Setya Novanto Belum Bisa Dipastikan Hadir di Sidang Kasus E KTP!

Maka dari itu, ia menganggap KPK melanggar hukum jika kembali menetapkan Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. “Maka tidak segan-segan kami mengambil langkah hukum untuk dalam hal ini jelas supaya polisi menindaklanjuti,” ujar Fredich.

Ia mengaku memiliki dasar hukum yang kuat untuk melaporkan KPK ke pihak yang berwajib jika kembali menetapkan kliennya sebagai tersangka.

Pertama, KPK melanggap Pasal 216 KUHP, lantaran dalam pasal tersebut tidak boleh ada pihak yang tugasnya mengusut tindak pidana, namun sengaja menghalang-halangi ketentuan undang-undang. Dalam hal ini, menurutnya KPK dengan sengaja melanggap putusan praperadilan.

Kedua, KPK juga dapat dijerat dengan pasal 220 KUHP lantaran telah mengadu suatu tindak pidana yang sebenarnya tidak dilakukan.

Baca Juga KPK Sebut Tak Mau Kalah Lagi Hadapi Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here