Saat Jadi Saksi, Setya Novanto Berobat, Ketika Jadi Tersangka Dirawat!

0
857
KPK
Copyright©rilis

Saat Jadi Saksi, Setya Novanto Berobat, Ketika Jadi Tersangka Dirawat!

Indowarta.com – Drama Setya Novanto kembali terjadi. Setelah sebelumnya di rawat di rumah sakit lantaran komplikasi sakit yang dideritanya, kini ia menjalani pengcekan berobat. Padahal keterangannya sangat dinanti di persidangan Tipikor, guna membuka selubung megakorupsi e-KTP.

Sebelumnya ia dirawat di Rumah Sakit MRCCC Siloam, Semanggi, Jakarta. Dia dilarikan ke rumah sakit pada Minggu, 10 Setember malam atau sehari menjelang jadwal pemeriksaannya sebagai tersangka kasus e-KTP.

Dia dua kali mangkir dari pemeriksaan KPK sebagai tersangka dengan alasan sakit. Menurut keterangan, Novanto dilarikan ke rumah sakit setelah jatuh dan pingsan sat main tenis meja. Ketua Umum Partai Golkar  itu diduga menderita vertigo.

WAJIB BACA :  Terkait Sel Mewah Setnov, Pemerintah Dinilai Tak Serius Berantas Korupsi !

Novanto akhirnya di rujuk ke RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam perjalanan tersebut, Novanto meminta perlindungan DPR agar KPK dapat menunda pemeriksaan sambil menunggu hasil praperadilan yang diajukannya.

Surat disampaikan langsung ke KPK melalui Kepala Biro Kepemimpinan Sekretariat Jenderal DPR Hany Tahapary. Dalam surat itu, disisipkan pula berkas praperadilan yang diajukan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan. Budi ketika itu menjadi tersangka kasus dugaan gratifiksi.

Setya Novanto
Copyright ©merdeka

Semua pihak termasuk KPK, menahan diri untuk tidak melakukan pemeriksaan sampai putusan praperadilan keluar. Hal itu sebagai bentik penghormatan terhadap proses hukum.

Kemudian Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Setya Novanto. Penetapan tersangka terhadap Novanto dinyatakan tidak sah oleh hakim. Putusan itu dibacakan dalam sidang praperadilan yang berlangsung i ruang sidang utama Pengadilan negeri Jakarta Selata, Jumat (29/9).

WAJIB BACA :  Terkait Sel Mewah Setnov, Pemerintah Dinilai Tak Serius Berantas Korupsi !

Ada sejumlah pertimbangan yang dibacakan oleh Hakim Cepi Iskandar dalam sidang praperadilan itu. Diantaranya, adalah penetapan tersangka Setnov tidak sesuai prosedur seagaimana KUHAP, UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan referensi lainnya.

Lima belas hari di rawat di RS, Novanti akhirnya di izinkan pulang pada Senin 3 Oktober 2017. Atau 3 hari setelah kemenangannya di praperadilan. KPK pun siapkan langkah lanjutan terkait dugaan keterlibatan Novanti di kasus e-KTP.

Setya Novanto kemarin, Senin (9/10) dijadwalkan untuk bersaksi di sidang perkara korpsi e-KTP dengan terdakwa Andi Narogong. Namun , Novanto dipastikan tidak akan hadir di persidangan dengan alasan hari itu ia melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Premier Jakarta Timur. Penyakit jantung yang diidapnya belum sembuh.

Baca Juga Setya Novanto Belum Bisa Dipastikan Hadir di Sidang Kasus E KTP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here