Tim PKM FISIP Untan Dorong Modal Sosial untuk Cegah Karhutla di Kubu Raya

Aug 18, 2026 - 12:30
 0  3
Tim PKM FISIP Untan Dorong Modal Sosial untuk Cegah Karhutla di Kubu Raya

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Kuala Dua, Kubu Raya, Kalimantan Barat, telah menimbulkan dampak signifikan terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat setempat. Asap pekat yang menyelimuti wilayah tersebut menyebabkan gangguan pernapasan hingga menghambat aktivitas sehari-hari warga.

Ad
Ad

Menanggapi kondisi ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura (FISIP Untan) mengambil peran aktif untuk mendorong upaya pencegahan karhutla dengan pendekatan yang mengedepankan modal sosial atau kekuatan sosial warga sebagai kunci keberhasilan.

Menurut tim PKM FISIP Untan, modal sosial merupakan faktor penting dalam membangun kesadaran dan kerja sama antarwarga untuk menangani risiko karhutla. Modal sosial ini mencakup jaringan sosial, kepercayaan antarwarga, dan norma-norma yang mendukung upaya bersama dalam mencegah kebakaran.

"Kami fokus pada penguatan hubungan sosial dan partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan," ujar salah satu anggota tim PKM. Dengan modal sosial yang kuat, warga diharapkan mampu saling mengingatkan dan berkoordinasi untuk menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Sumur Dangkal sebagai Solusi Praktis

Selain memperkuat modal sosial, tim juga mendorong pembangunan sumur dangkal sebagai sumber air yang mudah diakses untuk pemadaman api saat terjadi kebakaran kecil. Sumur dangkal ini menjadi solusi praktis bagi warga yang kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau.

  • Sumur dangkal membantu mempercepat respons pemadaman api.
  • Mendorong keterlibatan langsung warga dalam pengawasan dan penanggulangan kebakaran.
  • Meminimalisir kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan akibat asap.

Pembangunan sumur dangkal ini juga menjadi bagian dari edukasi warga untuk mengantisipasi karhutla sejak dini dan menjaga ketersediaan air bersih.

Dampak Karhutla terhadap Kesehatan dan Aktivitas Warga

Karhutla di Kuala Dua telah menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, dan menurunnya kualitas udara. Kondisi ini memaksa warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, yang berimbas pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

Menurut laporan sumber asli, dampak ini menjadi perhatian serius yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk penanganan dan pencegahan lebih efektif ke depan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pendekatan yang dilakukan oleh Tim PKM FISIP Untan dengan mengedepankan modal sosial dan solusi lokal seperti sumur dangkal adalah langkah strategis yang patut diapresiasi. Karhutla bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga persoalan sosial yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.

Modal sosial yang kuat mampu menciptakan mekanisme pengawasan dan respons cepat di tingkat komunitas, yang seringkali lebih efektif dibandingkan intervensi pemerintah yang bersifat top-down. Sumur dangkal sebagai solusi lokal juga menunjukkan bahwa pendekatan sederhana namun tepat guna dapat memberikan dampak besar dalam mitigasi karhutla.

Ke depan, penting bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan menyediakan dukungan teknis serta sumber daya. Upaya berkelanjutan ini krusial agar karhutla tidak lagi menjadi ancaman tahunan yang menurunkan kualitas hidup dan kesehatan warga di Kubu Raya dan sekitarnya.

Untuk informasi lengkap dan update terkini, kunjungi sumber berita asli dan pantau perkembangan terbaru di media terpercaya seperti Kompas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad