Langgar Etika Ilmuwan, Ijazah S1 Dwi Hartanto Akan Dicabut?

0
711
Dwi Hartanto
Copyright©tirto

Langgar Etika Ilmuwan, Ijazah S1 Dwi Hartanto Akan Dicabut?

Indowarta.com– Pihak Rektorat Institut Sains dan Teknologi Akprind Yogyakarta ini telah menyatakan bahwa ikut tertekan dengan tindakan dari Dwi Hartanto. Sosok Dwi Hartanto di dalam sepekan ini telah mendapatkan sorotan karena kebohongan sebagai calon profesor di dalam bidang aeronautika telah terbongkar. Tidak hanya itu saja, Dwi juga sempat menyatakan pernah diminta untuk mengembangkan pesawat jet tempur generasi keenam hinga dujuli the next Habibie oleh beberapa pihak.

BACA JUGA : Bukalapak Mengajak Masyarakat Umum untuk Investasi Logam Mulia!

Rektor Akprind Yogyakarta, Amir Hamzah telah mengatakan bahwa secara akademik Dwi Hartanto ini bukan lagi tanggungjawab kampus. Dwi telah berhasil lulus dari Akprind Yogyakarta pada tahun 2005 yang lalu dar jurusan Teknk Informatika. Menurut Amir, Dwi ini merupakan lululsan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif yang mencapai 3,88.

WAJIB BACA :  Saat Dwi Hartanto Akhiri Kebohongannya Setelah Disebut The Next Habibie!

Amir, di Kampus Akprind pada hari Selasa 10 Oktober 2017 ini telah mengatakan “Meski kami ikut terimbas, tapi Akprind tidak akan melakukan langkah apapun”. Selain itu Amir juga telah menyebutkan bahwa semenjak kasus pembohongan publik yang sudah dilakukan oleh Amir ini terungkap, pihaknya mendengar ada informasi agar kampus segera mencabut ijazah Dwi. Namun desakan itu diangap salah alamat.

Dwi Hartanto
Copyright©tempo

Amir telah menjelaskan bahwa kampus ini tidak bisa serta merta untuk memberikan sanksi seperti pencabutan ijazah mengingat bahwa tindakan tersebut telah dilakukan setelah yang bersangkutan ini lulus.

Amir telah mengatakan “Pembohongan itu tak terkait dengan gelar akademik selama berada di Akprind”. Kecuali misalnya nantinya telah diketahui skrispi dari Dwi Hartanto ini ternyata adalah plagiat, kampus akan bisa mencabut ijazah tersebut. Skripsi Dwi Hartanto ini berjudul “Membangun Robot Cerdas Pemadam Api Berbasis Algoritma Kecerdasan ANN (Artificial Neural Network)” dan telah berhasil mendapatkan nilai A.

WAJIB BACA :  Saat Dwi Hartanto Akhiri Kebohongannya Setelah Disebut The Next Habibie!

BACA JUGA : Hot News: Situs Belanja Online Shopee Gelar Diskon Hingga 90 Persen!

Amir telah menuturkan bahwa kasus pembohongan publik ini tidak bisa digeneralisasi menjadi tanggung jawab Akprind. Hal ini karena pembohongan itu mengenai mental pribadi Dwi Hartanto. Hanya saja, Amir sendiri merasa khawatir nantinya kasus ini akan berimbas terhadap Akprind.

baca juga : 

Saat Bukalapak Dapatkan Penghargaan di Asia Pasifik!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here