Diduga Curi Motor di Surabaya, Pria Babak Belur Dihakimi Massa di Wonokromo

Aug 18, 2026 - 19:01
 0  2
Diduga Curi Motor di Surabaya, Pria Babak Belur Dihakimi Massa di Wonokromo

Surabaya – Seorang pria diduga hendak mencuri motor di wilayah hukum Polsek Wonokromo, Surabaya, menjadi sasaran amuk massa setelah kepergok warga pada Senin, 17 Agustus 2026. Terduga pelaku babak belur usai dikejar dan diamankan sebelum akhirnya dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim akibat luka yang dialaminya.

Ad
Ad

Awal Kejadian dan Reaksi Warga

Menurut pengakuan pemilik motor, Junaidi, kejadian bermula saat ia mendengar teriakan warga yang menyebut "maling-maling". Awalnya Junaidi tidak menghiraukan, namun saat keluar rumah, sudah banyak warga berkumpul di lokasi.

“Saya dengar orang teriak maling-maling. Awalnya tidak begitu saya hiraukan. Setelah keluar, ternyata sudah banyak orang berkumpul,” ujar Junaidi saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Warga melihat ada pria yang diduga hendak membawa kabur sepeda motor milik Junaidi. Namun motor itu belum sempat dibawa karena masih terkunci.

Pelarian dan Penangkapan Pelaku

Terduga pelaku berusaha melarikan diri dan dikejar warga yang geram. Dalam pelariannya, pria tersebut sempat mencoba menyeberang jalan dan tertabrak mobil, hingga terjatuh. Meski demikian, dia kembali berusaha kabur.

  • Warga yang mengejar akhirnya berhasil menangkap pria tersebut.
  • Massa kemudian menghakimi pelaku sebelum polisi tiba di lokasi.
  • Pelaku mengalami luka serius dan kondisinya kritis.

Polisi segera datang dan mengevakuasi terduga pelaku ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Kejadian Pencurian Sepeda Motor di Wonokromo Bukan yang Pertama

Junaidi mengungkapkan bahwa kasus pencurian motor di sekitar wilayahnya sudah sering terjadi. Ia pernah kehilangan sepeda motor jenis Beat pada 2017, serta beberapa peralatan mesin kerja.

“Sudah sering. Motor Beat juga pernah hilang sekitar 2017, kemudian peralatan mesin juga pernah,” jelasnya.

Tanggapan Polisi dan Penanganan Kasus

Kanitreskrim Polsek Wonokromo AKP Jodi Satya membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pelaku belum sempat membawa motor korban karena kendaraan masih dalam keadaan terkunci.

“Pada saat mau diambil motornya enggak sempat diambil karena masih terkunci. Jadi enggak sempat diambil pelaku. Warga sudah tahu, kemudian pelaku dikejar,” ujar Jodi.

Menurut Jodi, hingga kini baru satu pelaku yang berhasil diamankan. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

“Iya, satu pelaku. Untuk terduga pelaku lain belum tahu. Nanti kami minta keterangan. Terduga pelaku dibawa ke rumah sakit karena kondisinya kritis,” tambahnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus ini mencerminkan masih tingginya angka pencurian sepeda motor di kawasan Surabaya, khususnya di wilayah Wonokromo yang selama ini memang rawan kejahatan jalanan. Reaksi cepat dan masif warga dalam mengamankan pelaku menunjukkan keinginan kuat masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, namun pendekatan vigilante seperti ini juga berpotensi menimbulkan kerawanan pelanggaran hukum dan keselamatan pelaku yang belum terbukti bersalah secara hukum.

Kondisi terduga pelaku yang kritis pasca dihakimi massa menimbulkan pertanyaan tentang perlindungan hak asasi manusia dan prosedur penegakan hukum yang harusnya dipegang oleh aparat kepolisian. Polisi perlu meningkatkan kehadiran dan patroli di wilayah rawan seperti ini agar kejadian serupa dapat dicegah tanpa harus melibatkan massa yang bisa berujung pada kekerasan berlebihan.

Kedepannya, masyarakat dan aparat harus berkolaborasi lebih erat dalam menciptakan sistem pelaporan dan penanganan tindak kejahatan yang cepat dan efektif tanpa mengambil tindakan sendiri yang bisa membahayakan jiwa dan keberadaban hukum. Untuk perkembangan selanjutnya, masyarakat diimbau tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwajib.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat membaca update resmi dari sumber Memorandum Disway dan berita kriminal terkini dari Kompas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad