FIFA Ikut Berduka Cita Atas Meninggalnya Sosok Choirul Huda!

0
811
Choirul Huda
Copyright©bola

FIFA Ikut Berduka Cita Atas Meninggalnya Sosok Choirul Huda!

Indowarta.com – Kabut duka menyelimuti dunia sepak bola Tanah Air kemarin, Minggu, 15 Oktober 2017. Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhir setelah megalami insiden benturan dengan sesama pemain dalam pertandingan lanjutan Liga 1 kontra Semen Padang.

Kabar duka sepak bola Indonesia ini pun juga menjadi perhatian Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Choirul Huda juga dikirimkan otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut. Ucapan duka cita FIFA itu diuggah melalui sejumlah akun media sosial resmi mereka.

Salah satu unggahan duka cita itu dituliskan dalam akun Twitter resmi FIFA @FIFAcom. Dalam unggahan terbarunya, akun yang diikuti lebih dari 11 juta pengikut itu menyatakan turut berkabung dengan menampilkan foto Choirul Huda.

WAJIB BACA :  Jadwal Liga 1: Prediksi Persela Lamongan Vs Persib Bandung Minggu 22 Oktober 2017 Pukul 15.00 Love di TVOne!

‘Sepak bola Indonesia berduka, kiper populer Choirul Huda meninggal dunia setelah insiden benturan di lapangan. Ucapan bela sungkawa kami haturkan dengan tulus untuk keluarga Choirul, klub dan para penggemarnya di Indonesia’ tulis akun @FIFAcom dalam keterangan foto.

Choirul Huda
Copyright©tribunjogja

Sedagkan insiden benturan di lapangan yang berakibat meningalnya salah satu kiper terbaik Indonesia tersebut terjadi ketika Persela Lamongan menjamu Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan pada Minggu, 15 Oktober 2017. Insiden sendiri terjadi pada menit injury time babak pertama tepatnya menit ke 44.

Saat itu Choirul Huda mencoba menghalau bola yang mengarah ke gawang Persela yang dijaganya. Namun pada saat bersamaan rekan satu timnya Ramon Rodrigues juga menyongsong bola. Benturan keras pun tak terhindarkan, leher dan bagian dada Huda terbentur lutut Ramon Rodrigues dengan keras.

WAJIB BACA :  PSSI Dukung Penggunaan Teknologi VAR di Liga 1 2019

Akibat benturan itu kiper nomer satu Persela tersebut tak sadarkan diri. Ia pun sempat mendapat penanganan medis dilapangan, tapi karena kondisinya yang tidak memungkinkan akhirnya Huda dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat tepatnya di RSUD dr Soegiri, Lamongan.

Sesampainya di rumah sakit, Choirul Huda langsung mendapat bantua tim medis di unit Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun sayang nayawanya tidak bisa diselamatkan dan dari analisis awal dokter RS dr Soegiri menyebutkan meninggalnya Huda akibat benturan keras di bagian leher dan dada. Kiper Persela ini dinyatakan meningal dunia pada Minggu sore sekitar pukul 16.45 WIB.

Baca juga : Choirul Huda Alami Benturan Cukup Keras di Dada dan Rahang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here