Pesaing Kuat Jokowi di Pilpres 2019 Menurut Polmark!

0
7340
Jokowi
Copyright ©li[utan6

Pesaing Kuat Jokowi di Pilpres 2019 Menurut Polmark!

Indowarta.com – Pemilihan Presdien (Pilpres) 2019 terus menjadi topik pembahasan. PolMark Indonesia memprediksi akan ada kandidat lain yang siap untuk menantang Jokowi dan Prabowo dalam Pilpres 2019 mendatang.

Dikatakan akan adanya kandidat lain karena dilihat dari penurunan jumah presentase baik Jokowi maupun Prabowo dari Pilpres 2014 lalu. Hal ini diungkapkan oleh Direktur PolMark Indonesia, Eep Saefulloh saat ditemui di Resto Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan pada Minggu, 22 Oktober 2017.

Dia menjelaskan jika tahun 2014 angka keduanya yakni Jokowi-JK (54,9 persen) dan Prabowo-Hatta (26,3 presen). Menurut Eep jika Pilpres dilakuan hari ini maka angka tersebut akan turun menjadi 41,2 persen untuk Jokowi dan berbanding 21,0 persen untuk Prabowo.

WAJIB BACA :  Saat Kunjungi Acara, Jokowi Wefie dan Jajan Cilok di Ciracas, Warga Heboh !

Dari penurunan sebanyak 13,7 persen untuk Jokowi dan 6,3 persen untuk Prabowo inilah yang dikatakan akan memunculkan peluang bagi kandidat lain dalam bursa tersebut. ‘Situasi saat ini masih mencair dan belum ada kandidat yang menonjol. Selain itu masih dilakukan kandidat alternatif’ ujarnya.

Jokowi dan prabowo,
Copyright ©merdeka

Survei pun dilakuan untuk membuktikan hanya kandidat lain yang diprediksi akan muncul sebagai pesaing kedua tokoh tersebut. Hasilnya mucul nama-nama yang akan menjadi penantang di bursa Pilpres 2019 seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gatot Nurmantyo hingga Hary Tanoesoedibjo.

Akan tetapi menurut Eep presentase kandidat yang diprediksi akan muncul itu masih kecil. ‘Hasil survei menunjukan kandidat yang diprediksi akan muncul yakni Mas Agus di angka 2,9 persen, Jenderal Gatot dan Pak Hary Tanoe sama di angka 20 persen’ ujarnya.

WAJIB BACA :  Kisah Jokowi Sukses dari Ekspor hingga Akhirnya Jadi Presiden !

Survei itu sendiri dilakukan pada tanggal 9 hingga 20 September 2017. Jumlah responden yang dilibatkan mencapai 2250 orang yang ada di seluruh wilayah provinsi Indonesia kecuali Papua dan Papua Barat. Metode survei yang digunakan yakni multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,1 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Sementara itu seperti diketahui jika Jokowi masih berada di atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jika bicara mengenai elektabilitas. Namun Prabowo sendiri juga berambisi menjadi presiden dan dipastikan persaingan ketat keduanya akan tersaji dalam Pilpres 2019 mendatang. Sedangkan untuk kandidat lain masih berada dibawah keduanya, namun tak menutup kemungkinan kandidat lain juga mampu bersaing serta muncul sebagai kuda hitam.

Baca juga : Ambisi Prabowo Subianto yang Tak Pernah Padam!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here