Warga Bukit Duri Menang Gugatan Soal Penggusuran!

0
695
bukit duri
Copyright ©megapolitan

Warga Bukit Duri Menang Gugatan Soal Penggusuran!

Indowarta.com – Kali ini kabar datang dari warga Bukit Duri yang memenangkan gugatan mengenai pengusuran. Gugatan tersebut diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Sebelumnya gugatan class action (gugatan yang dilakukan seorang atau sebuah kelompok kecil atas nama sebuah kelompok besar) dijukan warga Bukit Duri terkait penggusuran yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Penprov DKI) Jakarta pada 28 September 2017. Putusan yang dibacakan pada Rabu, 25 Oktober 2017 kemarin menyatakan jika hakim memenangkan gugatan warga.

Mengenai hal ini juga disampaikan oleh pengacara warga penggugat, Vera Soemari. ‘Hasilnya yakni gugatan warga Bukit Duri diterima oleh hakim. Sedangkan Penprov DKI dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum’ ujarnya saat dimintai konfirmasi Rabu malam.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Warga Bukit Duri Sambut Gubernur Penggusur Dengan 'Hadiah' Ini !

Selain itu Vera juga menyampaikan jika putusa hakim menyatakan jika penggusuran yang dilakukan oleh Penprov DKI telah melanggar hak asasi manusia (HAM). Hakim menyatakan jika pemerintah secara sewenang-wenang menggusur tempat tinggal warga Bukit Duri tanpa melakukan musyawarah serta ganti rugi.

BUkit Duri
Copyright©tengokberita

Atas pertimbangan itulah menurut Vera warga dinyatakan berhak menerima ganti rugi penggusuran. Ganti rugi yang diputuskan hakim dalam persidangan yakni Rp 200 juta untuk 89 anggota kelompok dan 4 perwakilan kelompok.

Dengan dikabulkannya gugatan warga ini, maka majelis hakim sendiri akan menyerahkan hasil putusan yang telah diperbaiki dalam waktu dua hingga tiga minggu kedepan. Selain itu dia mengharapkan supaya Penprov DKI segera membayar ganti rugi ke warga.

WAJIB BACA :  Penampakan Bening Sungai Ciliwung Usai Alami Normalisasi!

‘Dalam satu sampai dua minggu kedepan putusan akan diserahkan tentunya setelah direvisi. Kami juga meminta kepada Penprov supaya segera memproses putusan termasuk ganti rugi kepada warga’ ujar Vera.

Sementara itu cukup diketahui gugatan class action ini diajukan oleh sejumlah warga Bukit Duri pada tanggal 10 Mei 2016 lalu. Mereka melayangkan gugatan setelah rumah mereka yang terletak di bantaran Sungai Ciliwung digusur oleh Penprov DKI Jakarta.

Penggusuran itu sendiri dilakuan untuk program normalisasi sungai, namun normalisai tersebut dinilai warga tidak memiliki dasar hukum sehingga tak bisa diajukan. Warga pun menuntut ganti rugi hingga Rp 1.07 triliun. Selain gugatan class action, warga juga menempuh upaya hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Baca juga : Berita Terkini: Pemprov DKI akan Kembali Gusur Bukit Duri Hari Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here