DKI Harus Bayar Rp 18.6 Miliar Ke Warga Bukit Duri!

0
1193
Bukit Duri.
Copyright ©Warta Kota

DKI Harus Bayar Rp 18.6 Miliar Ke Warga Bukit Duri!

Indowarta.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam sidang yang digelar Rabu (24/10/17), telah memenangkan gugatan yang sudah diajukan oleh warga Bukit Duri dengan perwakilan class action (gugatan yang diajukan seseorang atau sekelompok kecil dengan mengatasnamakan sebuah kelompok besar).

BACA JUGA : Berita Terkini: Pemprov DKI akan Kembali Gusur Bukit Duri Hari Ini!

Berdasarkan keputusan yang sudah diambil, warga Bukit Duri telah berhak untuk mendapatkan ganti rugi sekitar Rp 18,6 miliar. Dari total tersebut, nantinya setiap kepala warga yang merupakan warga kawasan itu akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 200 juta.

WAJIB BACA :  Dinas Kominfo DKI Sudah Pilih Video Rapim yang Diunggah Ke Youtube!

“Majelis hakim memberikan Rp 200 juta kepada setiap penggugat dan anggota penggugat. Kan ada 89 anggota, ditambah empat orang wakil kelompok,” ungkap pengacara warga, Vera Soemarwi ketika dihubungi, Rabu malam.

Keputusan nilai ganti rugi ini cukup jauh berbeda dari gugatan yang sudah diajukan oleh warga, yaitu mencapai Rp1,07 triliun. Meski begitu, warga mengklaim kalau mereka tidak akan mempersoalkan jumlah dana ganti rugi yang akan mereka terima.

Bukit Duri
Copyright ©Tempo

“Warga sih tidak melihat besar kecilnya ganti rugi,” pungkasnya.

Menurut Vera, yang terpenting bagi warga Bukit Duri ini adalah Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bersalah, karena mereka sudah melakukan penggusuran di kawasan itu untuk mengadakan proyek normalisasi Sungai Ciliwung yang sudah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

WAJIB BACA :  Konsepnya Ditolak Ahok, Anies Diusulkan Bangun Kampung Susun di Bukit Duri!

BACA JUGA : Pemilik Pabrik Mercon Meledak di Tangerang Masih di Malaysia!

Dia mengatakan, sekarang ini pihaknya masih mengunggu keluarnya petikan keputusan dalam gugatan tersebut. Setelah putusan keluar, maka sejumlah pihak tergugat diharapkannnya dapat segera membayar ganti rugi kepada warga Bukit Duri.

Sebelumnya, gugatan tersebut sudah dilakukan oleh warga Bukit Duri pada 10 Mei 2016 lalu. Hal itu dilakukan setelah beberapa rumah warga yang berada di kawasan itu dipastikan akan digusur. Oleh karena itu, warga menilai kalau normalisasi tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas sehingga tidak dapat untuk dilanjutkan kembali.

Warga Bukit Duri yang sudah melayangkan gugatan itu, pada 28 September 2017 lalu akhirnya mereka digusur. Dan tidak menyediakan satu unit rumah susun pun.

BACA JUGA : Warga Bukit Duri Menang Gugatan Soal Penggusuran!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here