Curhatan SBY Soal Partai Dibully Sampai Ancam Petisi untuk Jokowi!

0
709
SBY
Copyright ©sidomi

Curhatan SBY Soal Partai Dibully Sampai Ancam Petisi untuk Jokowi!

Indowarta.com – Kali ini Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara. SBY mengeluhkan partainya di-bully setelah menerima dengan catatan dilakukan revisi Peraturaan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Seperti diketahui jika parai demokrat menerima atau ikut setuju meskipun dengan catatan revsisi penetapan Perppu Oramas menjadi UU Ormas dalam rapat paripurna Selasa, 24 Oktober 2017 lalu. Presiden ke 6 Indonesia itu menyebutkan jika ada kritikan karena Demokrat tidak ikut-ikut menolak Perppu Ormas seperti halnya PAN, PKS dan Gerindra.

Keluhan karena partainya di bully ini disampaikan oleh SBY melalui sebuah video yang diunggahnya ke akun Youtube Demokrat TV. ‘Yang saya lihat saat ini justru saudara-saudara. Para kader kok jadi kelihatan panik? Kelihatan, kenapa kok di bully?’ ucapnya.

WAJIB BACA :  Persiapan Penantang Jokowi Untuk Pilpres 2019!

Dia mengaku dibuat heran dengan kritikan atau bisa dikatakan serangan tersebut. Ketum Demokrat itu mempertanyakan kenapa kritikan itu tidak ditujukan ke enam partai pendukung Perppu Ormas lainnya dan kenapa justru hanya ditujukan partainya. Keenam partai pendukung pemerintah yang mendukung Perppu Orams yakni PDI Perjuangan, PPP, PKB, Golkar, Hanura dan NasDem.

SBY
Copyright©nasionalkompas

‘Kenapa keenam partai yang nyata-nyata menerima apa adanya tidak diserang atau dikritik. Kenapa harus Demokrat, padahal Demokrat menerimanya dengan catatan pemerintah melakukan revisi’ ujarnya.

Selain itu SBY juga menjelaskan sebelum memutuskan mendukung Perppu Orams dilakukan pertemudan terlebih dahulu. Dia mengaku pemimpin fraksi dan anggota Komisi II dari Demokrat menemuinya dan juga Sekertaris Jenderal Hinca Panjaitan.

WAJIB BACA :  Ini Balasan Jokowi Soal Kritikan SBY dan Prabowo!

Dalam pertemuan itu sendiri dibahas satu demi satu pasal Perppu Ormas serta dibandingkan dengan UU Ormas lama. Ketum Demokrat tersebut mengaku paham betul dengan isi Ormas lama karena peraturan tersebut disahkan pada era kepemimpinanya.

Alasan Demokrat menerima aturan disahkan menjadi UU itu karena pemerintah bersedia merevisi Perppu Ormas. Demokrat sendiri merasa menerima aturan itu dengan catatan dilakuan perbaikan meruapan opsi yang tepat. Presiden ke 6 RI juga menambahkan jika pihaknya mengikuti sikap Gerindra, PKS dan PAN maka itu merupakan perjuangan untuk memprbaiki UU Ormas itu sendiri.

Sebab menurut SBY suara gabungan 4 partai saat itu tak akan mengalahkan 6 partai pendukung pemerintah. Dikatakan pula jika Demokrat ikut menolak maka akan berdampak buruk pada masyarakat dan ormas. Hal itu karena banyak pihak khawatir jika Perppu ormas hanya akan membatasi hak asasi manusia dan tidak demokratis.

Baca juga : SBY Minta Perppu Ormas Segera di Revisi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here