Usai Bertemu SBY, Jokowi Setuju Adanya Revisi UU Ormas!

0
720
SBY
Copyright©kabarnews

Usai Bertemu SBY, Jokowi Setuju Adanya Revisi UU Ormas!

Indowarta.com – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin, Jumat, 27 Oktober 2017. Pada pertemuan ini SBY menyinggung mengenai Undang-Undanan Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas) yang baru saja disahkan dalam rapat paripurna beberapa hari yang lalu.

Mengenai pertemuan kedua tokoh ini juga disampaikan oleh Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Dia mengatakan setelah dilakuannya pertemuan tersebut Presiden Jokowi setuju untuk melakukan revisi UU Ormas.

Hinca mengungkapkan jika pertemuan SBY dengan Jokowi berlangsung hangat dan pertemuan tersebut terjadi selama kurang lebih satu setengah jam. ‘Ada hal yang disampaikan oleh SBY, pertemuan sendiri berlangsung dengan suasana kekeluargaan, hangat dan cair. Terlihat dua tokoh itu bertatap muka sekitar 1 jam 30 menit’ ujarnya saat ditemui pada Jumat, 27 Oktober 2017.

WAJIB BACA :  Menebak Dibalik Cerita Sang Satria Piningit Prabowo dan Raja Jokowi !

Ditegaskan oleh Hinca jika keduanya tak membahas hal lain selain Perppu Ormas dan batas kewenangan pejabat negara. ‘Dua isu yang dibahas dalam pertemuan itu, salah satunya mengenai situasi dan dinamika kebangsaan saat ini’ ujarnya.

SBY
Copyright ©nasionalkompas

Seperti diketahui partai Demokrat menyetujui Perppu Ormas yang diajukan pemerintah untuk diubah menjadi Undang-Undang. Akan tetapi Ketua Umum Partai Demokrat menegaskan jika pihaknya setuju, namun dengan catatan pemerintah merevisi Perppu Ormas tersebut.

Selain itu SBY juag mengancam akan mengeluarkan petisi politik jika nantinya Perppu Ormas tak kunjung direvisi oleh pemerintah. Hal ini disampaikan orang nomor satu partai Demokrat melalui siaran video Youtube yang diunggah pada Rabu, 25 Oktober 2017.

WAJIB BACA :  Barometer Jokowi dan Sri Mulyani Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan!

‘Saya sebagai ketua Umum Partai Demokrat dengan tegas jika itu terjadi, Partai Demokrat akan mengeluarkan petisi politik’ ujar SBY.

Isi video itu juga mengungkapkan jika Partai Dempkrat tak percaya dengan pemerintah karena dengan mudah pemerintah akan ingkar janji. ‘Bagaimana mungkin kita percaya pemerintah yang tidak jujur dan mudah berbohong. Ini tidak jujur, mudah bohong ingkar janji merupakan perbuatan tercela’ sambungnya.

Sementara itu SBY melanjutkan yakni menurut Undang-Undang Dasar (UUD) jika pemerintah melakuan perbuatan tercela maka sanksinya akan sangat berat. Dia percaya dan yakin jika pemerinath tak ingkar janji dan dia juga yakin pemerintah akan perbaiki serta merevisi UU Ormas.

Baca juga : Ada Apa Kok Mendadak SBY Temui Jokowi di istana?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here