KPK Akan Periksa Ahok dan Djarot Soal Reklamasi!

0
771
Ahok-Djarot
Copyright©VOA Indonesia

KPK Akan Periksa Ahok dan Djarot Soal Reklamasi!

Indowarta.com– Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif ini telah mengatakan bahwa penyelidik KPK akan meminta keterangan dari siapa saja yang dianggap mengetahui mengenai dugaan suap terkait dengan pembahasan Perda reklamasi Jakarta. Tidak terkecuali juga bahwa KPK nantinya akan meminta keterangan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa dengan nama Ahok dan juga Djarot Saiful Hidayat.

BACA JUGA : Bertemu Jokowi, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Curhat Soal Sepatu Kets!

Laode di Jakarta pada hari Senin 30 Oktober 2017 ini telah mengatakan “Kalau penyidik (KPK) atau penyelidik kami menganggap itu penting, pihak-pihak yang dianggap mengetahui akan dimintai keterangan”.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Ratusan Warga Rela Antre Demi Foto Bersama Ahok!

Walaupun begiitu, Laode sendiri juga telah mengaku bahwa masih belum mengetahui kapan permintaan keterangan tersebut akan dilakukan oleh penyidik KPK. Laode telah mengatakan “Belum tahu belum tahu (kapan dimintai keterangan),”.

Copyright ©Merdeka

Menurut Laode, pihaknya pada saat ini memang tengah menangani pengembangan kasus dugaan suap terkait dengan pembahasan dua Raperda mengenai reklamasi Jakarta. Pada kali ini, target tersangkanya yakni korporasi.

Sebelumnya penyidik KPK ini sudah meminta keterangan kepada Sekretaris Daerah DKI Jakarta yakni Saefullah pada hari Jumat 27 Oktober 2017. Laode menjelaskan “Jadi ini masih pengembangan kasus yang lama”.

BACA JUGA : Debenhams Akan Tutup Semua Toko di Akhir Tahun!

Setelah diperikska oleh KPK pada hari Jumat yang lalu, Saefullah ini pun telah mengaku bahwa ditanyai penyidik mengenai Pulau G hasil reklamasi Jakarta. Telah diketahui bahwa izin pelaksanaan Pulau G ini telah dimiliki oleh PT. Muara Wisesa Samudera. Namun di dalam perkara di PTUN DKI Jakarta, izin tersebut telah dibatalkan. Muara Wisesa ini adalah anak perusahaan dari PT. Agung Podomoro Land.

WAJIB BACA :  Inilah Kado Ahok Untuk HUT ke-489 DKI Jakarta, Penuh Dengan Serangkaian Program Yang Siap Dijalankan !

Selain itu Saefullah juga sempat mengatakan bahwa sempat ditelisik penyidik KPK mengenai Kajian Lingkungan Hidup Strategis Pulau G. Namun dirinya masih enggan untuk menjelaskan. Saefullah telah menegaskan bahwa KLHS Pulau G ini sudah selesai dan diberikan ke PT. Muara Wisesa.

Selebihnya Saefullah ini telah menunjukkan dokumen pemanggilan KPK terhadap dirinya. Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu diminta penyelidik KPK untuk menjelaskan KLHS yang disusun Pemprov DKI Jakarta di dalam dokumen tersebut.

baca juga : 

Anies Baswedan Sebut Akan Segera Sampaikan Langkah Reklamasi dalam Waktu yang Tepat!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here