Fadli Zon Sebutu Dirinya Tak Ganti Nomor Sejak Era Soeharto!

0
736
Fadli Zon
Copyright ©merdeka

Fadli Zon Sebutu Dirinya Tak Ganti Nomor Sejak Era Soeharto!

Indowarta.com– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini telah mengeluarkan peraturan baru mengenai registrasi ulang pelanggan seluler prabayar. Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun telah mengaku masih belum registrasi kartu SIM miliknya. Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada hari Rabu 1 November 2017 ini telah mengatakan “Saya belum tuh, karena saya kan pascabayar ya”.

BACA JUGA : Bikin Ngakak, Kumpulan Meme Gagal Registrasi Kartu SIM Prabayar!

Selain itu Fadli Zon juga telah menuturkan mengenai alasan dirinya yang belum mengikuti aturan tersebut karena dirinya yang tidak pernah mengganti nomor ponselnya semenjak tahun 1995. Seraya bercanda, Fadli Zon juga telah mengatakan bahwa masih belum pernah mengganti nomor ponsel semenjak zaman Soeharto.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Kurang Sehat, Fadli Zon Pimpin Paripurna RAPBN 2018!

Fadli Zon telah mengatakan “Dari tahun 1995 sampai sekarang saya belum ganti nomor handphone. Jadi dari zaman Soeharto saya belum ganti”. Sebelumnya telah diinformsai bahwa proses registrasi pelanggan seluler prabayar ini mulai tangal 31 Oktober 2017 dan paling lambat pada tanggal 28 Februari 2018 nanti.

Fadli Zon
Copyrigth©tmpo

Nantinya keberhasilan registrasi SIM Card ini harus sesuai dengan NIK  yang telah tertera di KTP elektronik atau E KTP dan juga KK agar proses validasi ke databse Ditjen Dukcapil ini telah dinyatakan sukses.

Registrasi SIM Card prabayar ini telah dikatakan bahwa merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencegah penyalagunaan nomor pelanggan, terutama adalah para pelanggan prabayar sebagai komitmen melindungi konsumen dan juga untuk kepentingan national single identity.

WAJIB BACA :  Fadli Zone Tanggapi Aksi Jokowi Naik Moge di Pembukaan Asian Games !

BACA JUGA : Dibandrol 1 Jutaan, Nokia 2 Banjir Kritikan Pedas Gara-Gara Usung Spesifikasi Ini!

Program registrasi SIM card ini sudah resmi berjalan terhitung semenjak tanggal 31 Oktober 2017. Selama dua hari berjalan, program ini dinilai sudah sukses menarik puluhan juta pelanggan.

Di dalam sebuah konferensi pers yang telah digelar di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo Profesor Ahmad M. Ramli telah menyebutkan bahwa terdapat 30 juta masyrakat yang telah melakukan registrasi.

Ramli di Jakarta pada hari Rabu 1 November 2017 ini telah mengatakan “Sampai dengan jam 16.30 sudah ada 30.201.602 kartu SIM diregistrasi. Pesan kami adalah ikuti kawan-kawan yang sudah melakukan registrasi. Tidak perlu ada kekhawatiran karena adanya hoax dan lain-lain sehingga tidak melakukan registrasi”.

baca juga : 

Kominfo: Hoax, Registrasi SIM Card Dikaitkan Pilpres 2019

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here