Kominfo Sebut Registrasi SIM Card Murni Untuk Keamanan!

0
893
Registrasi SIM Card
Copyright ©nasionalkompas

Kominfo Sebut Registrasi SIM Card Murni Untuk Keamanan!

Indowarta.com – Mulai tanggal 31 Oktober 2017 kemarin pelanggan kartu prabayar diwajibakan untuk mendaftar ataupun mendaftar ulang. Registrasi SIM Card kali ini diwajibkan mecantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membatasi seluruh pelanggan kartu SIM prabayar melakukan registrasi ulang hingga tanggal 28 Oktober 2017. Ada sanksi berupa pemblokiran secara bertahap bagi pengguna yang tidak melakukan registrasi hingga waktu yang ditentukan.

Tujuan dilakukan registrasi SIM Card ini sendiri dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen PPI Kemkominfo) Ahmad Ramli. Dia mengatakan, registrasi ulang ini dilakukan dengan tujuan mendukung perkembangan ekonomi digital.

WAJIB BACA :  Awas, Ini Akibatnya Jika Telat Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar!

Dengan dilakukannya registrasi menggunaan NIK dan KK, transaksi keuangan di dunia online akan menjadi lebih aman. Kominfo menyebutkan jika hal ini dilakukan murni untuk keamanan dan tidak ada maksud lainnya.

Registrasi SIM Card
Copyright©detik

‘Tak ada maksud lain, kami dukung transaksi online. Kalau registrasi dengan identitas yang benar dan asli kan akan nyaman melakukan transaksi online dan dengan itu juga akan mendukung ekonomi digital’ ujarnya saat berada di forum Merdeka Barat 9 di gedung Kemkominfo, Jakarta Pusat pada Rabu, 1 November 2017.

Ahmad menambahkan selain untuk ekonomi digital, registrasi ulang kartu SIM Card ini juga untuk melindungi dari kejahatan seperti penipuan dan kejahatan lain menggunakan sarana telepon seluler. Maka dari itu dihimbau untuk masyarakat supaya tidak mempercayai berita bohong (hoax) yang menyarankan untuk tidak melakukan registrasi.

WAJIB BACA :  1 Juta Pelanggan Lakukan Registrasi SIM Card Jelang Hari H!

Pelanggan lama maupun baru dan dari semua operator wajib melakukan registrasi SIM Card dengan memaskukan NIK dan KK. Selain di KTP, NIK juga bisa didapatkan dari KK tepatnya disamping kolom nama anggota keluarga. Sedangkan untuk nomor KK juga dapat dilihat di bawh tulisan ‘Kartu Tanda Penduduk’ tepatnya diatas KK. Dalam proses registrasi ini pelanggan juga tak perlu mencantumkan nama ibu kandung.

Sementara untuk KTP dan KK palsu nantinya tak akan bisa digunakan untuk registrasi. Hal itu karena database operator seluler akan tersambung ke Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil. Dengan itu maka keaslian data dapat langsung terveriviksi oleh pemerintah.

Baca juga : Skema Blokir Kartus SIM Prabayar Lantaran Tak Lakukan Registrasi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here