Terapi Penyelamatan Penderita Kanker Selain Lakukan Kemoterapi!

0
1004
Copyright ©Wow Keren

Terapi Penyelamatan Penderita Kanker Selain Lakukan Kemoterapi!

Indowarta.com – Selain melakukan pengobatan kanker dengan kemoterapi, baru-baru ini telah ditemukan adanya terapi yang bernama imunoterapi. Bahkan dengan terapi ini diklain akan dapat memberikan respon yang baik untuk pengobatan kanker kulit melanoma maligna dan melanoma.

BACA JUGA : Begini Akibatnya Jika Sepelekan Masalah Gigi!

Dr Suria Nataatmaja, Medical Director MSD Indonesia mengatakan, untuk melakukan pengobatan terhadap melanoma dapat melakukannya dengan cara terapi imunoterapi anti PD-L1 ini. Sehingga merupakan salah satu pengobatan penyakit tersebut selain melakukan radioterapi dan kemoterapi.

“Saat ini anti PD-1 merupakan satu-satunya imunoterapi yang sudah masuk ke Indonesia. Tahun lalu, anti PD-1 mendapatkan izin BPOM untuk terapi kanker paru, dan sejak Oktober 2017 lalu mendapatkan tambahan indikasi untuk terapi melanoma,” ungkap dia, di Jakarta, Senin.

WAJIB BACA :  7 Ciri Ciri Kanker Hati yang Mudah Dikenali!

Salah satu kasus terbaru, kata dia, yaitu mantan Presiden Amerika Serikat, Jemmy Carter. Dia yang sudah memasuki usia lebih dari 80 tahun tersebut telah melakukan pengobatan imunoterapi anti PD-1 dan kemudian dinyatakan ‘remisi’ dari melanoma metastasis.

Kanker Kulit
Copyright©hipwe

Pada saat dilakukan penelitian di fase 1-3 pengobatan dengan menggunakan imunoterapi anti PD-1 untuk mengobati kanker kulit ini telah menunjukkan sebuah hasil yang positif. Dia mengatakan, hanya ada 8 persen pasien yang terkena penyakit ini mampu bertahan dengan menggunakan pengobatan kemoterapi.

BACA JUGA : Awas, Ini 3 Bahaya Akibat Hobi Nonton Video Hot Pakai Ponsel Android!

Sedangkan untuk para pasien kanker kulit yang telah menggunakan pengobatan imunoterapi ini memiliki kesempatan hidup 4 kali lebih lama. Sedangkan rata-rata memiliki usia 9 bulan lebih lama atau 2 kali lebih panjang usianya jika dibandingkan dengan pengobatan kemoterapi.

WAJIB BACA :  Kanker Salip Penyakit Menular Sebagai 'Pembunuh' Nomor 1 di Indonesia!

Nataatmaja menjelaskan, untuk tata cara kerja dari imunoterapi anti PD-1 ialah dengan cara menghidupkan sistem imun tubuh. Limposit, yang merupakan salah satu dari sistem imun tubuh secara alamiah yang akan beguna untuk memberikan serangan pada benda asing yang mengganggu kesehatan, salah satunya adalah keberadaan sel kanker.

Pada saat menjalani terapi, sel kanker akan memproduksi protein PD-L1 yang dapat membuatnya tidak bisa dikenali oleh sel limposit. Dengan penggunaan Obat anti PD-1 akan dapat melakukan pencegahan terhadapa adanya ikatan yang terjadi antara PD-1 dengan PD-L1 pada limfosit dan sel kanker. Sehingga dia dapat mengenali adanya sel tumor yang mengganggu kesehatan dah harus dihancurkan.

BACA JUGA : Akuratkah Aksesori iPhone Ini Deteksi Kanker?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here