Fakta Tentang Penyakit Strok yang Musti Anda Ketahui!

0
1665
Stroke
Copyright ©Shutterstock

Fakta Tentang Penyakit Strok yang Musti Anda Ketahui!

Indowarta.com Strok merupakan penyakit pada pembuluh darah otak sehingga dapat menyebabkan sejumlah gejala defisit fungsi pada saraf. Masalah kesehatan ini mucul karena adanya gangguan yang telah terjadi pada peredaran darah yang menuju ke otak nontraumatik.

BACA JUGA : Begini Akibatnya Jika Sepelekan Masalah Gigi!

Jika pasien mengalami strok ada beberapa gejala yang akan terjadi kepada mereka, diantaranya bicara yang mulai tidak lancar, kelumpuhan wajah aatu anggota badan, penglihatan yang mulai tertanggu, dan perubahan kesadaran.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dr. Lily S. Sulistyowati, MM mengungkapkan, strok merupakan penyakit mematikan nomor dua setelah penyakit jantung iskemik yang terjadi pada negara berkembang atau negara maju.

“Stroke penyebab disabilitas nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit jantung iskemik baik di negara maju maupun berkembang. Strok mengakibatkan kematian atau kecacatan yang akan menurunkan status kesehatan dan kualitas hidup penderita,” jelas dia.

Ada lima fakta penting yang meski kamu ketahui tentang penyakit stroke:

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2003 tercatat prevalensi strok nasional telah mencapai presentase 12,1 persen. Ada beberapa wilayah yang memiliki angka penderita penyakit ini yang paling tinggi.

Stroke.
Copyright©IST

Diantaranya adalah Provinsi Sulawesi Selatan (17,9 persen), sedangkan untuk angka terendah untuk pederita strok  diantaranya di wilayah Provinsi Papua Barat, Lampung, serta di kawasan Jambi yang mencapai 5,3 persen.

BACA JUGA : Ini Dia Nih Berbagai Masalah yang Kerap Timbul di Kulit Wajah, Begini Cara Mengatasi Hal Tersebut !

Sedangkan Sample Registration System Indonesia pada tahun 2014 lalu menyatakan, strok merupakan penyebab kematian utama, yaitu sebesar 21,1 persen untuk semua penyebab kematian pada seluruh kelompok usia.

Menurut data dari Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan pada tahun 2015 lalu menyatakan, pengobatan untuk penyakit ini sudah menghabiskan biaya sebanyak Rp 1,15 triliun, setelah itu mengalami peningkatan menjadi 1,27 triliun pada tahun 2016.

Pertolongan pertama yang harus dilakukan untuk penderita strok adalah membawa pasien ke rumah sakit untuk mendapatakan perawatan segera mungkin. Bawa seseorang ke rumah sakit jika mereka terlihat seyumnya mulai simetris.

Atau juga terlihat mendadak tidak dapat bibicara dengan lancar, secara tiba-tiba mengalami sakit kepala yang sangat hebat, anggota tubuh mendadak melemah sebagian atau seluruhnya, mengalami rabun, dan terjadi gangguan pada fungsi keseimbangan.

BACA JUGA : Berhubungan Badan Dibawah 18 Tahun, Dapat Berisiko Kanker Serviks!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here