Selain Indonesia, Afganistan Juga Ancam Blokir WhatsApp!

0
550
WhatsApp
Copyright ©RT

Selain Indonesia, Afganistan Juga Ancam Blokir WhatsApp!

Indowarta.com – Bukan hanya Indonesia saja, ternyata negara Afganistan juga mengancam akan meblokir layanan pesan singkat WhatsApp. Itu terlihat dari Otoritas telekomunikasi negara tersebut memerintahkan operator internet di Afganistan untuk memblokir layanan ini tanpa menjelaskan tujuannya.

Permintaan pemblokiran WhatsApp dan telegram tersebut merupakan arahan dari Direktorat Keamanan Nasional Afganistan. Dilakukan pemblokiran itu dengan tujuan untuk membatasi penggunaan layanan pesan yang ddiuga digunakan oleh Taliban dan militan lain.

Mengenai hal ini juga ditanggapi oleh pejabat Menteri Telekomunikasi, Shahzad Aryobee. Melalui akun Facebook pribadinya, ia menuliskan pemblokiran dua layanan ini mengarah untuk meningkatkan mutu layanan karena banyak keluhan yang muncul dari kedua layanan ini.

WAJIB BACA :  Akan Ada Fitur Baru di WhatsApp Versi Android ?

Permintaan pemblokiran ini sendiri juga terlihat dari surat yang dikeluarkan oleh operator telekomunikasi Afganistan, ATRA tertanggal 1 November 2017. Pihak operator mendesak perusahaan internet Afganistan untuk memblokir Telegram dan WhatsApp paling lambat 20 hari kedepan.

WhatsApp
Copyright©VOIndonesia

Sedangkan pemerintah Indonesia sendiri sebelumnya juga mengancam akan memblokir aplikasi WhatsApp. Ancaman ini dikeluarkan terkait dengan adanya konten porografi pada aplikasi besutan Facebook tersebut. Pemerintah memberikan waktu 2 x 24 jam bagi layanan pesan singkat itu untuk menghilangkan konten pornografi pada aplikasi mereka.

Hal ini juga dijelaksan oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika Samuel Abrijani Pangerapan. ‘WhatsApp harus ditinda lanjuti. Jika tidak pemerintah akan memblokir WhatsApp’ ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta pada Senin, 6 November 2017.

WAJIB BACA :  Penyebab Kenapa WhatsApp Sempat Alami Down!

‘Kami akan ‘Men-Telegram-Kan’ dan itu mengacu pada kata Telegram. Aplikasi ini sebelumnya juga diblokir pemerintah karena dinilai banyak mengandung konten radikalisme dan terorisme’ sambung Samuel.

Pemerintah Indonesia sendiri sudah memberikan peringatan pertama pada hari Senin, 6 November 2017 dini hari. Batas waktu 2 x 24 jam dihitung setelah pemerintah mengirimkan peringatan pertama. Artinya batas waktu tersebut akan berakhir pada Rabu, 8 November 2017.

Sementara itu di Afganistan, layanan ini masih bekerja melalui perusahaan internet Afganistan Salaam serta sejumlah perusahaan lainnya. WhatsApp sendiri kemarin mengalami gangguan terbesar yang menyebabkan juta pengguna di seluruh dunia tak bisa mengirim atau menerima pesan.

Seperti diketahui banyak orang saat ini lebih memilih menggunakan WhatsApp. Hal itu karena aplikasi pengiriman pesan singkat ini jauh lebih mudah untuk mengirimkan pesan, gambar ataupun lainnya.

Baca juga : Pelayanan Sempat Tumbang, Begini Penjelasan WhatsApp!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here