Usai WhatsApp, Kemkominfo Akan Bidik Pornografi di Google!

0
556
Kemkominfo
Copyright ©autotekno

Usai WhatsApp, Kemkominfo Akan Bidik Pornografi di Google!

Indowarta.com – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) kini tengah berusaha memberantas konten pornografi. Seperti diketahui bahwa konten pornografi menjadi salah satu permasalahan yang sulit dihadang ditengah perkembagan teknologi.

Maka dari itu Kemkominfo mendorong supaya penyedia platform media sosial untuk ikut serta menyaring konten yang tak layak dilihat. Mengenai hal ini juga dijelaskan oleh Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan.

Dia menyebutkan jika koten pornografi bukan hanya tersebar melaui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Menurut Samuel konten tak layak banyak tersebar di sejumah platform lain. Konten yang tersebar itu tentunya bertentangan dengan peratuaran undang-undang di Indonesia.

WAJIB BACA :  Fitur Ditambahkan, Google Assistant Kini Dapat Kenali Lagu!

‘Tak hanya WhatsApp saja dan seharusnya mesin pencarian (Google) juga menyaring. Disaring konten-konten yang bertenatngan dengan undang-undang tentang Anti-Pornografi dan ITE’ ujarnya saat ditemui di Gedung Kemkominfo, Jakarta pada Selasa, 7 November 2017.

Kemkominfo
Copyright ©inilampung

Samuel menegaskan setelah WhatsApp, kedepan pihaknya akan memanggil Google beserta seluruh platform pencarian semuanya. Hal tersebut dilakukan karena ada banyak mesin pencarian yang dianggap melanggar aturan undang-undang.

‘Tak perlu tahu siapa, jika melanggar tentu akan dipanggil. Banyak yang lebih parah, maka dari itu kami panggil’ sambung Samuel.

Sementara itu cukup diketahui Kemkominfo memperingatkan kepada aplikasi WhatsApp. Diperingatkan karena layanan ini telah menyediakan konten berbau pornografi dalam bentuk GIF. Hal itu membuat pemerinatah melalui Kementerian yang dipimpin oleh Rudiantara siap memblokir Whatsapp jika tak menaati peraturan yang berlaku.

WAJIB BACA :  Bebersih, Google Akan Hapus Aplikasi yang di Gratiskan di Play Store?

Pemerinatah Indonesia mengancam akan memblokir Whatsapp terkait adanya konten pornografi di dalamnya. Diberikan waktu 2 x24 jam bagi layanan besutan Facebook ini untuk menghilangkan konten tak pantas di aplikasi mereka.

Peringatan pertama diberikan oleh pemerintah Indonesia pada hari Senin, 6 November 2017 dini hari. Batas waktu 2 x 24 jam dihitung setelah pemerintah mengirimkan peringatan pertama, maka dengan itu batas waktu tersebut akan berakhir pada Rabu, 8 Noveber 2017.

Sementara itu sebelumnya Kemkominfo juga sempat memblokir layanan Telegram beberapa waktu lalu. Aplikasi ini dibliokir karena dinilai banyak mengandung konten radikalisme dan terorisme. Namun setelah dilakukan kesepakatan antar pemilik Telegram dengan pihak Indonesia, telegram kembali bisa digunakan.

Baca juga : Selain Indonesia, Afganistan Juga Ancam Blokir WhatsApp!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here