Golkar Sebut Setya Novanto Koperatif Meski Berulang Kali Mangkir!

0
576
Setya Novanto
Copyright ©patromaks

Golkar Sebut Setya Novanto Koperatif Meski Berulang Kali Mangkir!

Indowarta.com– Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini yakin Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto akan bersikap koorperatif terkait dengan proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di dalam asus dugaan korupsi pengadaan E KTP.

Baca juga: Jawaban Setya Novanto yang Selalu Lupa dan Tidak Tahu Saat Didepan Hakim!

Meskipun Setya Novanto sudah kerap tidak memenuhi panggilan yang sudah dilayangkan. Terakhir kali Setya Novanto ini tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada hari Senin 6 November 2017.

Melalui surat Sekretariat Jenderal DPR, dirinya beralasan bahwa pemanggilannya ini harus dengan izin dari presiden. Yahya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada hari Selasa 7 November 2017 ini telah mengatakan “Sebetulnya dia sangat kooperatif. Kalau tidak ada alasan (absen) yang sangat mendasar kan datang”.

WAJIB BACA :  Penampakan 4 Rumah Mewah Setya Novanto di Pondok Indah yang Digabung Jadi Satu!
Setya Novanto
Copyright ©katadataews

Menurut Yahya, Setya Novanto ini akan memenuhi panggilan baik pemeriksaan di KPK maupun di pengadilan jika memang tidak ada kesibukan yang lainnya. Dirinya telah memberikan contoh pada saat kehadiran Setya Novanto pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang sudah dilaksanakan pada beberapa waktu yang lalu.

Baca juga: Cerita Setya Novanto Soal Pertemuan dengan Andi Narogong!

Terkait dengan surat yang telah dikirimkan oleh DPR kepada KPK mengenai pemanggilan Setya Novanto, Yahya sendiri telah mengaku bahwa tidak dimintai saran sebagai staf khusus. Dirinya juga mengaku bahwa tidak tahu mengena surat tersebut. Yahya mengatakan “Saya tidak tahu itu karena saya tidak diajak untuk menyusun. Itu BKD (Badan Keahlian DPR) kelihatannya yang bersurat”.

WAJIB BACA :  32 Akun Pembuat Meme Setya Novanto Akan Dilaporkan Polisi!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini telah memanggila DPR RI yakni Setya Novanto pada hari Senin 6 November 2017 untuk diperiksa sebagai saksi di dalam asus dugaan korupsi proyek E KTP. terkait dengan pemanggilan tersebut, DPR pun telah mengirimkan surat kepada KPK yang menyatakan bahwa pemanggilan terhadap Setya Novant ini perlu izin dari Presiden.

Sebelumnya Setya Novanto sendiri juga telah dipanggil oleh KPK untuk diperiksa di sebagai saksi atas Direktur Utama PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo yang merupakan salah satu tersangka di dalam kasus E KTP.

baca juga : 

KPK Tetapkan Lagi Setya Novanto Sebagai Tersangka Kasus E KTP!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here