Kesiapan Mesin Sensor Pornografi Senilai Rp 211 Miliar!

0
961
Ilustrasi Internet
Copyright ©Okezone

Kesiapan Mesin Sensor Pornografi Senilai Rp 211 Miliar!

Indowarta.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pengadaan barang dan jasa pada bulan Agustus lalu. Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan filter atau penapisan muculnya konten negatif seperti pornografi di Internet. Namun sudah sejauh mana  kesiapa yang dilakukan itu?

BACA JUGA : Kominfo: Hoax, Registrasi SIM Card Dikaitkan Pilpres 2019

Seperti diketahui sebelumnya, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) sudah keluar sebagai pemenang untuk lelang dalam proyek pengadaan Peralatan dan Mesin Pengadaan Sistem Monitoring dan Perangkat Pengendali Situs Internet Bermuatan Negatif atau lebih dikenal dengan mesin sensor internet.

Semuel Abrijani Pangerapan selaku Dirjen Aptika Kementerian Kominfo mengungkapkan, sekarang ini adanya pengadaan mesin sensor pornografi tersebut sudah berjalan setengah. Sedangkan untuk pengoperasiannya sendiri akan ditargetkan pada Desember 2017 mendatang.

WAJIB BACA :  Kominfo Bersih-Bersih Konten Negatif Di Internet Jelang Pilpres 2019!

“Sekarang barang-barang sudah ada. Lantai atas sudah dibongkar (Gedung Kementerian Kominfo). Barang-barang sudah ada. Sekitar 50% sudah ada semua, yang lama itu ruang monitornya,” kata dia di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Pihak Kominfo mengaku kalau selama ini adanya penanganan terkait dengan penyebaran konten negatif di internet masih dilakukan dengan cara manual. Adanya laporan yang telah dilakukan masyarakat terlebih dahulu kemudian menapisnya.

Kemkominfo
Copyright©liputan6

Oleh karena itu, dengan diciptakannya mesin sensor pornografi itu, maka seluruh kegiatan untuk mensensor di internet dapat dilakukan secara otomatis. Mesin itu akan terus bekerja untuk mencari sejumlah konten negatif seperti pornografi.

BACA JUGA : Bikin Ngakak, Kumpulan Meme Gagal Registrasi Kartu SIM Prabayar!

“Kita akan tetap cari, namanya sistem pencari aktif itu makanya kemarin kita adakan, secara aktif mencari. Nggak usah ditungguin, mesinnya itu terus mencari. (Di media sosial) selama di open, kalau close itu nggak bisa. Selama bisa diakses seperti mencari di Google, itu mesinnya bisa mencari,” ungkapnya.

WAJIB BACA :  Begini Cara Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar!

Dalam lelang pengadaan mesin sensor pornografi ini talah dimenangkan oleh PT INTI, BUMN ini sedang menjalankan tugas mereka untuk memenuhi permintaan yang sudah diberikan oleh Kominfo. Dimana pembayaran akan diberikan jika barang itu sudah ada dan dapat dioperasikan, karena cara pembayarannya dilakukan dengan lump sum.

Seperti diketahui kalau nilai paket dari mesin sensor pornografi tersebut mencapai Rp 211.872.500, untuk Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp 211.870.060.792. Sedangkan pada lelang, PT INTI menawarkan harga Rp 198.611.683.606 dan harga yang terkoreksi Rp 194.059.863.536 dengan skor 70 serta skor akhir 94.

BACA JUGA : Usai WhatsApp, Kemkominfo Akan Bidik Pornografi di Google!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here