Bantahan Sudirman Said Soal Kontrak Politik Anies Baswedan Sandiaga Uno dengan Buruh!

0
978
Video Rapat Anies Baswedan
Copyright©megapolitan

Bantahan Sudirman Said Soal Kontrak Politik Anies Baswedan Sandiaga Uno dengan Buruh!

Indowarta.com– Mantan ketua tim sinkronisasi Anies Sandi yakni Sudirman Said ini telah mengatakan bahwa dirinya tidak pernah melihat kontrak politik Anes Baswedan dan Sandiaga Uno dengan buruh pada saat kampanye. Sudirman pada saat dihubungi pada hari Rabu 8 November 2017 ini telah mengatakan “Saya belum pernah lihat dokumen itu”.

BACA JUGA : Mengintip 5 Fasilitas Hotel Alexis yang Dianggap Surga Dunia Jakarta!

Lebih jauh lagi ditanyakan mengenai hal tersebut, Sudirman Said ini telah mengatakan bahwa dirinya kini bukan lagi bagan dari tim yang sudah dibentuk menjelang pasangan Anies Sandi ini dilantik menjadi Gubernur dan juga Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sudirman Said menuturkan “Sebaiknya bukan saya yang bicara”.

WAJIB BACA :  Anies Baswedan Sebut Akan tetap Tutup Alexis!

Sebelumnya Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal ini telah menuding bahwa Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yakni Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno ini sebagai pembohong.

Anies Baswedan
Copyright ©megapolitan

Menurut Said Iqbal, terdapat empat kebohongan yang sudah dilakukan oleh Anies Sandi terhadap buruh. Menurut dirinya, kebohongan pertama dari Anies Sandi ini adalah mengenai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2018 sebesar Rp 3,6 juta. Pada saat masa kampanye Pilkada DKI 2017, Anies Sandi ini di dalam kontrak politik yang telah ditandatanganinya bersama dengan Koalisi Buruh Jakarta telah berjanji menetapkan UMP di atas patokan dalam PP Nmor 78 Tahun 2015.

BACA JUGA : Investigasi Mendalam, Anies Baswedan Mengaku Ketahui Cara Masuk Hotel Alexis!

Berdasarkan dari survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan sidang Dewan Pengupahan yang telah mereka lakukanm buruh telah meminta UMP DKI Jakarta ini sebesar Rp 3,9 juta.

WAJIB BACA :  Mobilnya Masuk Jalur Busway Hingga Terobos Lampu Merah, Sandiaga Uno Janji Tak Akan Terulang!

Lalu kebohongan yang kedua ini Said Iqbal telah menjelaskan sebelum dirinya berangkat ke Jenewa untuk menghadiri acara International Laboour Organization (ILO), Sandi telah berjanji akan membahas penetapan UMP bersama dengan para pengusaha. Namun yang terjadi pada tanggal 1 November 2017 Anies Baswedan Sandiaga Uno ini malah langsung menetapkan UMP DKI 2018 tanpa menunggu kedatangan dari Said dan juga melibatkan para buruh.

Anies Baswedan dan juga Sandi sendiri masih belum bisa dimintai konfirmasi mengenai tudingan yang sudah dilancarkan oleh Saiq Iqbal tersebut. Namun sebelumnya Sandiaga Uno telah mengatakan bahwa sudah mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menetapkan UMP DKI Jakarta.

baca juga : 

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Mulai Tertutup dengan Media?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here