Melesatnya Dominasi Jokowi dan Prabowo Jadi Tanda Kemunduran Era Politik Lama?

0
700
Copyright©solopos

Melesatnya Dominasi Jokowi dan Prabowo Jadi Tanda Kemunduran Era Politik Lama?

indowarta.com – Pada Pemilu 2019 mendatang, banyak yang menyebut jika ini adalah akhir dari era dominasi politikus lama. Indikasi tersebut sudah muncul ketika pilihan pemimpin dalam berbagai survei kini hanya memasukkan dua nama saja, yakni Jokowi dan juga Prabowo.

“Kita bisa mengatakan memang pemimpin-pemimpin lama masih mendominasi. Pemimpin baru belum ada yang mampu menyainginya. Ini menunjukkan era pemimpin lama akan segera berakhir karena hanya dua nama itu,” kata Djayadi Hanan selaku Direktur Eksekutif Saiful Munjani Research Centre (SMRC) dikutip dari laman cnnindonesia.

Dari pandangan Djayadi, sosok politikus baru saat ini masih belum menjadi sosok pilihan masyarakat pada pemilu yang akan datang. Namun ia memprediksi jika nantinya mereka bakal merajai politik di Indonesia mulai Pemilu 2024 mendatang.

WAJIB BACA :  Pendukung Ahok Kecewa, Jokowi Gandeng Ma’ruf Amin jadi Cawapres !
Copyright©solopos

Menurut hasil survei yang ia lakukan sepanjang 2017 telah membuktikan, selain nama Jokowi dan Probowo, nama-nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Hary Tanoesoedibjo, Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan hingga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, rata-rata mereka mendapatkan kurang dari 2 persen responden.

Untuk pemilu 2019 mendatang, Jayadi memprediksi jika masyarakat tak akan bosen dengan hanya dua sosok figur yang dominan tersebut, yakni Jokowi dan Prabowo. Dengan adanya dua figur saja, akan membuat masyarakat lebih terpancing lagi untuk menentukan hak pilihnya. Hal ini tentu ada kaitannya dengan konsolidasi barisan pendukung mereka sanga banyak dan semakin kuat saat ini.

“Kalau nanti cuma dua yang bertarung maka akan terjadi konsolidasi kuat di masing-masing pendukung. Itu berarti akan meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat yang ikut Pemilu 2019,” tambah Djayadi.

WAJIB BACA :  Habib Bahar Bakal Didampingi Pengacara Selama Jalani Proses !

Sementara itu, dalam survei Polmark dari 2250 orang responden dari 32 provinsi menunjukan, jika Jokowi mendapatkan 41.2 persen, Prabowo mendapatkan 21 persen. Lalu untuk politikus lama merair suara tipis, seperti Jusuf Kalla (1,9%), Megawati (1,1%), Surya Paloh (0,4%), yusril Ihza Mahendra (0,4%) serta Muhaimin Iskandar (0,1%).

Baca juga: Jokowi Tetapkan Laksamana Malahayati Sebagai Pahlawan Nasional!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here