Ribuan Warga Papua Di Isolasi Oleh Kelompok Bersenjata!

0
2546
Kecelakaan 3 Pemotor di Tabrak Mobil. (1)
Copyright ©Antara

Ribuan Warga Papua Di Isolasi Oleh Kelompok Bersenjata!

Indowarta.com – Sekelompok orang bersenjata telah melakukan isolasi kepada ribuan warga yang berada di dua kampung di Tembagapura, yang merupakan area pertambangan PT Freeport Indonesia, di Timika, Papua. Hal itu dilakukan sejak beberapa hari lalu.

BACA JUGA : Pelaku Pungli di Kemenkumham Papua Ini Dilaporkan ke Polisi!

Dari kejadian ini, warga telah mendapatkan ancaman oleh sejumlah orang dari sekelompok bersenjata itu. Ancaman tersebut diberikan supaya para warga tidak meninggalkan kampung halaman mereka sekarang ini.

Terkait dengan warga Papua di isolasi tersebut telah diklarifikasi oleh pihak Kepolisian Daerah Papua. Beberapa kabar yang beredar beberapa waktu belakangan ini menyebutkan kalau sejumlah warga itu sudah disandra.

WAJIB BACA :  TNI dan Polri Diminta Menkes Untuk Mengawal Tenaga Kesehatan di Papua

Namun adanya kabar tersebut sebenarnya bukan disandra melainkan di isolasi, atau seluruh warga di kawasan tersebut dilarang untuk meninggalkan kampung halaman mereka oleh anggota kelompok bersenjata tersebut.

“Bukan penyanderaan tapi isolasi; warga tidak diperbolehkan keluar meninggalkan kampungnya oleh ratusan anggota kelompok kriminal bersenjata,” ungkap Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal selaku juru bicara Polda Papua, pada Kamis, 9 November 2017.

Kecelakaan 3 Pemotor di Tabrak Mobil. (1)
Copyright ©Antara

Sekarang ini, warga Papua di isolasi oleh sekelompok bersenjata itu berada di dua kampung, yaitu Kampung Banti dan Kampung Kimbely. Warga yang berada di kampung tersebut, kata Kamal, mereka telah beberapa kali mendapatkan intimidasi dan ancaman.

BACA JUGA : Viral, Ini Akun FB Penghina Satuan Brimob yang Gugur di Papua!

“Kelompok Kriminal Bersenjata itu terus melakukan intimidasi dan ancaman bagi masyarakat,” tutur dia.

WAJIB BACA :  3 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan Kelompok Bersenjara di Papua !

Berdasarkan laporan dari pihak polisi, sebelum adanya kejadian warga Papua di isolasi ini, ada sekitar 300 warga pendatang yang sebelumnya mereka bekerja menjadi pendulang emas dan pedagang yang berada di Kampung Kimbely.

Sedangkan di Kampung Banti, yang letaknya tidak jauh dari Kampung Kimbely, ada sekitar 1.000 warga asli Papua yang telah mendapatkan ancaman dari kelompok bersenjata itu, mereka dilarang untuk keluar dari kampung halamannya.

Satgas Terpadu Penanggulangan Kelompok Kriminal Bersenjata, yang beranggotakan 200 personel dari gabungan TNI dan Polri, masih terus melakukan sejumlah langkah persuasive dan preventif dengan tujuan agar warga Papua di isolasi tersebut dapat terbebas.

Sedangkan untuk keadaan warga Papua di Isolasi di dua kampung itu, ujar Kamal, masih baik-baik saja. Saat ini, Polda Papua bersama dengan TNI masih berusaha untuk dapat melumpuhkan anggota bersenjata tersebut.

WAJIB BACA :  Tak Hanya Jalan, Nantinya Jokowi Akan Bangun Pelabuhan Hingga Bandara di Papua?

“Dalam rangka penegakan hukum dan untuk tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan normal,” tutur dia.

BACA JUGA : Viral di FB, Serangga Mengerikan dengan Ekor Bercabang Empat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here