OPM Bantah Sandera 1300 Warga Mimika Papua!

0
995
OPM
Copyright ©nasionaltempo

OPM Bantah Sandera 1300 Warga Mimika Papua!

Indowarta.com – Kali ini Organisasi Papua Merdeka (OPM) membantah jika telah melakukan penyaderaan warga Mimika, Papua. OPM menampik semua keterangan dari aparat kepolisian mengenai dugaan penyanderaan tersebut.

Mengenai bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Staf Markas Komando Daerah Militer II Timika Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Hendrik Wanmang. ‘Tidak benar ada penyanderaan dan intimidasi terhadap warga Mimika, Papua’ ujarnya saat ditemui di Jakarta pada Minggu, 12 November 2017.

Sebelumya dikabarkan jika lebih dari seribu orang disandera oleh kelompok bersenjata. Dikatakan oleh Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian jika sekitar 1.300 orang di Kampung Kimbely dan Branti, Mimika di sandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

WAJIB BACA :  Langkah Presiden Jokowi Mengatasi Campak dan Gizi Buruk di Papua!

Tito mengatakan jika kelompok ini sudah ada sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua pada tahun 2012 silam. Pihak kepolisian pun mengatakan jika kelpompok itu merupakan bagian dari OPM. Namun penyanderaan ini dibantah dengan tegas oleh Hendrik selaku bagian dari TNP-OPM.

OPM
Copyright ©duniaekspres

Nampak masyarakat justru beraktifitas seperti biasanya mulai dari berkebun, beternak hingga berpergian ke gereja untuk beribadah. Hendrik mengaku jika dirinya berada di gunung untuk memantau masyarakat yang ada dibawah. Dijelaskan olehnya jika masyarakat kedua kampung dalam kondisi aman dabat bebas keluar-masuk perkampungan.

Pernyataan Hendrik itu menyanggah anggapan polisi jika kaum laki-laki di kedua kampung dilarang keluar TNP. Selain itu pernyataan polisi yang menyebut TPN menghalang-halangi serta mengintimidasi warga sipil untuk melintas ke Tembagapura yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup seharai-hari dibantah oleh Hendrik.

WAJIB BACA :  3 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan Kelompok Bersenjara di Papua !

Menurutnya warga setempat justru ketakutan dengan TNI dan Polri yang berjaga. Selain itu dia menegaskan bahwa tidak ada anggota TPN yang melakukan penyanderaan di kedua kapung tersebut. Hendrik mengatakan anggota TPN di gunung dan pada hari ini terlibat kontak senjata dengan polisi.

Hendrik mengatakan jika pihak TPN tidak melarang adanya bantuan pangan dari pemerintah Provinsi (Pemprov) kepada warga setempat. Akan tetapi dia mengaharapkan agar penyaluran bantua tak melibatkan TNI dan Polri.

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan jika kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga anggota OPM telah menyandera karyawan PT freeport Indonesia . KKB disebut-sebut juga menggunakan alat berat untuk merusak jalan menuju Binti, Distrik, Tembagapura, Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua.

Baca juga : Berita Terkini: Irjen Boy Rafli Amar Dilantik Jadi Kapolda Papua Hari Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here