Kuasa Hukum Buni Yani Laporkan Majelis Hakim Ke Komisi Yudisial Besok!

0
857
Buni Yani
Copyright©toptrending

Kuasa Hukum Buni Yani Laporkan Majelis Hakim Ke Komisi Yudisial Besok!

Indowarta.com– Penasihat hukum Buni Yani ini akan melaporkan majelis hakim ke Komisi Yudisial pada hari Jumat 17 November 2017 nanti. Upaya itu telah dilakukan sebagai bentuk dari keberatan terhadap vonis 1,5 tahun yang telah diajukan kepada Buni Yani di dalam kasus pelanggaran UU ITE.

BACA JUGA : Sentilan Wapres JK Saat Setya Novanto Berusaha Lolos Jeratan KPK!

Hairullah, salah seorang penasihat hukum Buni Yani, saat dihubungi melalui telepon seluler pada hari Kamis 16 November 2017 ini telah mengatakan “Menindaklanjuti putusan hakim yang menyatakan Buni Yani bersalah kami kita lihat ada hal yang akan disampaikan ke KY. Insya Allah besok pagi akan ke KY”.

WAJIB BACA :  Caption Buni Yani di FB Disebut Sebarkan Permusuhan SARA!

Meskipun masih belum mendapatkan salinan putusan, Hairullah ini akan menyertakan amar putusan dan juga petikan dari majelis haim sebagai bahan laporan.

Buni Yani
Copyright©Kompas

Hairullah telah mengatakan “Seharusnya kita akan bawa salinan putusan tapi kita belum dapat, ini hari ada tim ke Bandung minta salinan putusan. Kalau petikan kita sama-sama mendengar dari saksi ahli dan amar putusan itulah yang dijadikan bahan”.

Hairullah ini juga menuturkan bahwa salah satu permasaalhan di dalam vonis Buni Yani ini adalah penyertaan pasal 32 ayat 1 di mana Buni yani telah dituding mengedit video pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

Hairullah mengatakan bahwa padahal tidak ada keterangan dari saksi yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun saksi ahli yang menegaskan bahwa Buni Yani ini telah mengedit video tersebut.

WAJIB BACA :  Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

Hairullah mengatakan “Kita mempermasalahkan dakwaan dan vonisnya pada pasal 32 ayat 1 karena dari awal pasal 32 itu tidak ada. Dalam fakta persidangan dari semua ahli yang dihadirkan jaksa, fakta itu (mengedit) tidak ada. Jadi surat dakwaan itu disimpulkan bukan ditarik dari hasil penyidikan, di BAP juga tidak ada”.

BACA JUGA : Bentuk Tim Cyber, Polisi Buru Pengunggah Video Hot Pasangan Ditelanjangi di Tangerang!

Hairullah menyebutkan bahwa bahkan ahli digital forensik ini telah mengatakan tidak menemukan Buni Yani memotong video tersebut. jadi menurut Hairullah ini masih banyak kejanggalan. Tidak hanya itu saja, menurut Hairullah, majelis Hakim gamang dalam memberikan vonis. Dirinya mengataka sewaktu hakim menjatuhkan vonis tersebut nampak masih ragu.

baca juga :

Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here