Gerindra Akan Rampungkan Berkas Administrasi KPU Sebelum Desember!

0
383
Gerindra
Copyright©riauandalas

Gerindra Akan Rampungkan Berkas Administrasi KPU Sebelum Desember!

Indowarta.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini telah menyatakan bahwa berkas administrasi 14 partai politik calon peserta Pemilu 2019 ini masih belum lengkap. Salah satu partai yang dinyatakan masih belum lengkap ini adalah berkas administrasinya Partai Gerindra.

BACA JUGA : Begini Jadinya Jika Golkar Copot Setya Novanto!

Ketua DPP, partai Gerindra yakni Sodik Mudjahid ini telah menegaskan pihaknya akan segera melengkap berkas administras tersebut sebelum 14 hari. Hal ini karena berkas yang masih belum dilengkapi Gerindra bukan sesuatu yang mendasar.

Sodk pada saat dikonfirmasi pada hari Sabtu 18 November 2017 ini telah mengatakan “Kami selesaikan sebelum 14 hari. Itu bukan masalah adminstratif yang mendasar, hanya masalah-masalah tekhnis administrasi”.

Gerindra
Copyright©radarlampung

Seperti yang telah diketahui bahwa KPU sendiri memang memberikan tenggat waktu selama 14 hari atau hingga awal Desember 2017 untuk seluruh partai politik calon peserta Pemilu 2019 menyelesaikan perbaikan berkas administrasinya tersebut.

BACA JUGA : Ketika Presiden Jokowi Minta Izin Libur Selama Satu Hari!

Salah satu komisioner KPU yakni Hasyim Asy’ari ini telah mengatakan “Mereka diberikan kesempatan itu 14 hari kedepan (hingga 1 Desember 2017),”. 14 partai politik yang wajib melengkapi berkas administrasinya yakni Partai Perindo, PSI, PDIP, Hanura, NasDem, PAN, PKS, Gerindra, Golkar, PPP, Berkarya, Demokrat, PKB, dan Garuda.

Ketidaklengkapan berkas administrasi ke 14 partai politik tersebut bermacam-macam. Mulai darii ketidaksesuaian alamat kantor, keanggotaan ganda, ketidak adaan tanda tangan dari partai politik itu sendiri hingga cap resmi dalam berkas administrasi yang ada.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Nasrullah telah mengingatkan terdapat resiko yang harus ditanggung para partai politik apabila tidak segera melengkapi berkas administrasinya. Resikonya adalah partai politik tersebut bisa didiskualifikasi sebagai calon peserta Pemilu 2019.

Nasrullah pada saat dikonfirmasi pada hari Sabtu 18 November 2017 ini telah mengatakan “Iya jadi 14 hari yang ada, jangan sampai parpol di 2014 lalu, tidak melengkapi berkas administrasi. Kalau tidak mampu melengkapi berkas administrasi akan mengancam keberadaan dia (parpol). Dan tentu bisa terkena diskualifikasi”.

Nasrullah telah memberikan saran agar KPU pusat juga berperan aktif untuk mengingatkan pimpinan partai politik untuk bisa menyelesaikan perbaikan dokumen yang marak bermasalah di daerah.

baca juga : 

Kriteria Cawapres Paling Cocok Untuk Dampingi Jokowi!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here