Syarat Membuat SIM B1 dan B2!

0
718
SIM
Copyright©tribunstyle

Syarat Membuat SIM B1 dan B2!

Indowarta.com – Surat Ijin Mengemudi (SIM) menjadi syarat yang harus dimiliki oleh seseorang untuk mengendarai kendaraan bermesin. SIM menjadi bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri secara resmi kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan.

Persyaratan tersebut diantaranya administrasi, sehat jasmani, rohani dan memahami peraturan lalu lintas serta terampil mengemudikan kendaraan. Jika dibagi, maka surat ijin mengemudi terdiri dari berbagai golongan yakni SIM A, A Khusus, B1, B2, C dan D.

Kali ini akan dibahas mengenai aturan pembuatan SIM B1 dan B2. Cukup diketahui jika SIM B1 itu untuk kendaraan bermotor dengan beat yang diperbolehkan lebih dari 1.000 kilogram. Sedangkan B2 kendaraan bermotor yang menggunakan kereta tempelan dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 1.000 kilogram.

Mengenai hal ini juga dijelaskan oleh Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar. Dia mengatakan syarat utama untuk membuat SIM B1 dan B2 ialah pemohon harus terlebih dahulu mempunyai SIM A. Jika belum mempunyai SIM A maka pemohon tidak diperbolehkan membuat SIM B1 dan B2.

SIM
Copyright©otomotifkompas

‘SIM A menjadi dasar pembuatan SIM B1 dan B2, jika tak ada tidak boleh buat. Itu ditetapkan karena jika pemohon tidak punya SIM A, dianggap tidak bisa mengemudikan kendaraan kecil’ ujarnya beberapa waktu lalu.

Fahri menambahkan selain harus memiliki, pemohon juga harus memiliki SIM A tersebut kurang lebih selama satu tahun. Jika pemohon memenuhi persyaratan utama tersebut maka diperbolehkan untuk membuat SIM B1 da B2 dengan melengkapi sejumah persyaratan lainnya.

Selain itu proses pembuatan SIM sendiri hanya bisa dilakukan di masing-msing Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) dan tidak bisa dilakukan di tempat SIM keliling. Sejumlah tes akan tersaji nanariknya dan dimulai dari teori prakte yang harus dilakukan oleh pemohon.

Sementara itu tarif penerbitan SIM B1 dan SIM B2 yakni Rp 120.000 dan untuk perpanjang Rp 80.000. Biaya tersebut belum termasuk biaya asuransi Rp 30.000 dan tes kesehatan 25.000. Semua biaya tersebut telah tercantum dalam Peraturan Pemerintaah (PP) Nomor 60 tahun 2016, tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca juga : Tak Pakai E KTP, Bisa Daftar Kartu SIM Prabayar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here