Golkar Akan Tarik Setya Novanto Dari Kursi Ketua DPR!

0
715
Setya Novanto. (2)
Copyright ©ist

Golkar Akan Tarik Setya Novanto Dari Kursi Ketua DPR!

Indowarta.com – Setelah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai Golkar akan segera menarik Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI.

BACA JUGA : Karena Setya Novanto, Posisi Politik Golkar di Jawa Barat Jadi Goyang!

“Hari ini pasti kita putuskan, untuk menarik Setya Novanto dari jabatan Ketua DPR,” ucap Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (21/11/17).

Dia menilai, sebagai Ketua DPR merupakan sebuah jabatan politis yang sangat strategis. Hal tersebut karena ada kaitannya dengan pengawasan, budgeting, serta legislasi. Oleh karena itu, Partai Golkar tidak ingin menyulitkan lembaga tinggi pemerintahan tersebut.

WAJIB BACA :  Strateg Jitu KPK Jerat Anggota DPR yang Terlibat Kasus Korupsi E KTP!

Walau sudah berdasarkan dari hukum yang berlaku, akan tetapi, menurut dia, sebaiknya penggantian yang akan dilakukan kepada Setya Novanto itu harus menunggu adanya keputusan dari inkrah.

“Sementara kita tidak mungkin membiarkan DPR sekalipun misalnya ada mekanisme dengan wakil ketua yang bisa melaksanakan, tetapi Golkar tidak mau menyandera DPR karena sudah UU MD3 (Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD) di mana ini kewenangan dari Partai Golkar,” tutur Nurdin.

Setya Novanto
Copyright ©liputanbanten

Pihaknya menjelaskan, Ketua DPR Setya Novanto juga merupakan keder dari Partai Golkar. Oleh karena itu, terkait dengan penggantian ini juga sudah merupakan wewenang dari partai politik tersebut. Sehingga, pihaknya berharap dalam rapat pleno yang akan diselenggarakan ini dapat menyetujui keputusan untuk menarik Novanto dari kursi Ketua DPR.

WAJIB BACA :  Ridwan Kamil Akan Didukung Oleh Golkar?

BACA JUGA : Munaslub Golkar Semakin Nyata Usai Setya Novanto Ditahan!

“Mudah-mudahan teman-teman ini menyetujui untuk menarik dari Setya Novanto dari Ketua DPR,” kata dia.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka. Usai penetapan itu dia resmi ditahan di rutan KPK. Ketua DPR tersebut langsung dijemput oleh lembaga antirasuah tersebut usai menjalani perawatan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah mengalami kecelakaan.

Pada saat itu, tim dokter RSCM dan IDI menyatakan kalau Setya Novanto sudah tidak perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit atas beberapa lukanya tersebut. Setelah dia dia langsung di tahan oleh KPK.

BACA JUGA : Hilman Mattauch Disebut Lupa Laju Kecepatan Saat Jadi Sopir Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here