PDIP Akan Beri Sanksi Untuk Emil Dardak Karena Berpasangan dengan Khofifah di Pilkada Jatim!

0
530
PDIP
Copyright©nasionalkompas

PDIP Akan Beri Sanksi Untuk Emil Dardak Karena Berpasangan dengan Khofifah di Pilkada Jatim!

Indowarta.com – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akan memberi sanksi kepada kepada Emil Dardak. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Andrea Hugo Pereira mengaku jika partainya akan memberikan sanksi kepada kadernya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Trenggalek tersebut.

Menurut Andreas, sanksi diberikan karena Emil menyatakan bersedia mendampingi Khofifah Indar Parawansa mju dalam Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018 mendatang. Bupati Trenggalek tersebut dinilai telah melanggar ketentuan partai yang semestinya harus dipatuhi oleh setiap kadernya.

‘Jelas bertentangan dengan ketentuan partai, jadi konsekuensinya yang bersangkutan akan diberikan sanksi. Emil akan diproses dalam Badan kehormatan Partai’ ujar Andreas saat ditemui pada Selasa, 21 November 2017.

WAJIB BACA :  Emil Dardak Membelot Demi Pilkada Jatim, Ini Reaksi PDIP!

Dia menambahkan jika Emil sendiri ialah Bupati yang diusung oleh PDIP dan dia juga merupakan kader partai berlambang kepala banteng tersebut. Maka dari itu dia seharusnya menaati segala keputusan partai.

PDIP
Copyright©politik today

Sedangkan PDI Perjuangan sendiri mengusung pasangan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Keduanya resmi diusung PDI Perjuangan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Jawa Timur 2018 mendatang.

‘Keputusan partai untuk mengusung pasangan untuk maju dalam pilkada ditentukan oleh partai. Ada klasual yang mengatur jika partai mendukung pasangan yang diusung oleh PDI perjuangan’ sambung Andreas.

Seperti diketahui Khofifah Indar Parawansa resmi menggandeng Emil Elistyanto Dradak maju dalam Pilkada Jatim 2018. Kabar ini didapat setelah foto Emil dan Khofifah beredar di grub WhatsApp pada Selasa siang, 21 November 2017. Nampak dalam foto itu, Khofifah berada disamping Ketua Umum Partai Demokrat dengan membawa map warna putih berlambangkan Partai Demokrat.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Strategi Bagaimanakah yang Diterapkan PDIP Hadapi Pilgub Jawa Barat!

Sementara itu Seertaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Eva Kusuma Sundari merasa prihatin terhadap keputusa Emil. Menurutnya, Emil seharusnya segera megajukan surat pengunduran diri sebagai kader PDIP karena dirinya maju mendampingi Khofifah yang diusung Partai Demokrat.

Eva pun menilai jika Emil tida patuh pada kebijakan PDIP yang sudah memutuskan untuk mengusung Gus Ipul dan Azwar Anas sebagai cagub dan cawagub pada Pilkada Jatim 2018. Bahkan sebelumnya Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sudah menghimbau kepada kader untuk berpikir ulang maju dalam Pilkada melalui partai politik lain.

Baca juga : AHY Siap Nyapres Saingi Jokowi, PDIP Buka Suara!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here