Saat Otto Hasibuan Dapatkan Cibiran Ketika Jadi Pengacara

0
850
Otto Hasibuan
Copyright©republika

Saat Otto Hasibuan Dapatkan Cibiran Ketika Jadi Pengacara

Indowarta.com – Kuasa yang menjerat Ketua DPR RI Setya Novanto kini terus berlanjut. Kuasa hukum Novanto pun bertambah setelah pengacara kondang Otto Hasibuan ikut bergabung membela Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek E-KTP.

Otto pun bercerita ketika dimemutuskan untuk memilih menjadi kuasa hukum Novanto. Dikatakan olehnya keputusan tersebut mendapat cibiran dari berbagai pihak. Dengan bergabunya dia menjadi kuasa hukum Ketua DPR itu akan merusak reputasinya sebagai seorang pengacara.

‘Katanya ini akan merusak reputsi Anda, koruptor kok dibela. Hampir seluruh kalangan bilang, dan ada juga yang bilang lewat SMS, Pak Otto teman-teman semua pada curhat nih, kok mau sih bela Setya Novanto’ ujar Otto saat ditemui di acara Indonesia Lawyer Club (ILC), yang disiarkan oleh stasiun televisi TVone pada Selasa, 21 November 2017.

WAJIB BACA :  Hasil Rekam Medis Setya Novanto Bersifat Rahasia, Kenapa?
Otto Hasibuan
Copyright©liputan6

Mendapat cibirin dari berbagai pihak, Otto Hasibuan mengaku miris mendengarnya. Dia mengatakan sejumah pihak jangan persepsikan langsung profesi pengacara yang membela kliennya yang dituduh melakukan dugaan korupsi.

Selain itu cara berpikir pengacara akan sama dengan kleinnya yang dinilai sempit. Otto mengatakan jika tidak ada seorang advokat membela koruptor dan advokat tersebut dituduh melakukan korupsi. Menurutnya bukan terkait siapa yang dibela melainkan bagaimana melakukan pembelaan.

‘Begitu saja kok dipikir, prinsipnya sendiri buka siapa yang dibela melainkan bagaimana Anda melakukan pembelaan’ ujarnya

Setelah dimasukan dalam jajaran kuasa hukum Setya Novanto, Otto dipastikan akan menemani orang nomor satu dikursi DPR RI untuk melakoni sejumah persidangan nantinya. Sedangkan Novanto sendiri telah ditetapkan menjadi tersangka kasus E-KTP dan saat ini dia ditahan di Rutan KPK.

WAJIB BACA :  KPK Akan Jawab Eksepsi Setya Novanto Hari Ini!

Novanto sendiri diduga mendapat aliran dana dari proyek pengadaan E-KTP yang telah merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Dia dianggap menerima uang fee guna memuluskan proyek E-KTP. Selain Novanto kasus E-KTP ini juga menyeret sejumah nama yang sudah ditetapkan menjadi tersangka, mereka yakni Nazariddin, Anang Sudjana, Imran dan Sugiharo.

Semenatar itu nama Otto Hasibuan sendiir mulai dikenal luas ketika menjadi kuasa hukum terdakwa Jessica Kumolo Wongso dalam asus pembunuhan menggunakan kopi sianida. Kasus tersebut melambungkan ama Otto menjadi slah satu pengacar kondang Tanah Air.

Baca juga : Hilman Mattauch Disebut Lupa Laju Kecepatan Saat Jadi Sopir Setya Novanto!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here