Pemerintah Himbau Masyarakat Tak sebar Hoax Soal Gunung Agung!

0
585
Gunung Agung
Copyright ©Tribunnews

Pemerintah Himbau Masyarakat Tak sebar Hoax Soal Gunung Agung!

Indowarta.com Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali, pada Selasa (21/11/17), telah meletus. Terkait dengan hal ini sudah dipastikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gede Suantika.

BACA JUGA : Dampak Abu Vulkanik Letusan Gunung Agung Pada Tubuh!

Mengenai meletusnya Gunung Agung kemarin, Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kasbani menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak melakukan penyebaran berita hoax atau kabar palsu soal dengan gunung tersebut.

“Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Agung yang tidak jelas sumbernya,” ucap Kasbani dalam keterangan resminya.

WAJIB BACA :  Gunung Agung Berstatus Awas, PVMBG Belum Bisa Prediksi Kapan Meletus!

Dia menambahkan, kepada seluruh masyarakat yang ingin mengetahui adanya informasi mengenai Gunung Agung dapat dilihat pada aplikasi Magma Indonesia, yang sekarang ini sudah dapat diunduh di perangkat Android, Play Store.

Gunung Agung
Copyright©ekliptika

Selain itu, informasi terkait dengan Gunung Agung juga dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id. Kepada masyarakat yang ingin melaporkan sejumlah kejadian yang bersangkutan dengan aktivitas dari gunung di Bali ini juga dapat disampaikan melalui adanya fitur Lapor Bencana.

BACA JUGA : Gunung Sinabung Meletus Hebat, Abu Vulkanik Keluar Sampai 2 KM!

Sekedar diketahui, sebelumnya Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil, membenarkan kalau Gunung Agung telah meletus, kejadian tersebut tarjadi sekitar pukul 17.05 WITA.

WAJIB BACA :  Netizen Kaget ketahui Penampakan Mirip Manusia Raksasa Saat Erupsi Gunung Agung!

“Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah timur-tenggara. Letusan masih terus berlangsung,” kata dia.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat sekitar, pendaki, dan wisatawan untuk tidak mendaki atau melakukan aktivitas apapun didalam kawasan yang masuk zona berbahaya. Karena hal ini dapat membahayakan diri sendiri.

Zona merah yang sudah ditetapkan berada di sekitar lokasi kawah gunung dan dalam radius 6 kilometer dari kawah Gunung Agung untuk seluruh wilayah. Serta adanya penambahan yang dilakukan pada sektoral kea rag utara-timur laut, tenggara-selatan, juga barat daya dengan jauh 7,5 kilometer.

BACA JUGA : BMKG Prediksi Hujan Akan Turun di Bandung Sampai Bulan Mei Tahun Depan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here