Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Diperlakukan Seperti Richard Joost Lino!

0
749
Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Diperlakukan Seperti Richard Joost Lino
Copyright©fajar

Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Diperlakukan Seperti Richard Joost Lino!

Indowarta.comFahri Hamzah telah meminta pihak KPK perlakukan Setya Novanto seperti perlakukan mantan Dirut Pelindo II Richard Joost Lino yang juga memiliki kasus yang sama yaitu dugaan Korupsi.

Baginya pihak KPK tak perlu tahan Novanto meskipun dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasusnya. “Seharusnya Ketua DPR itu diperlakukan paling tidak kayak RJ Lino. Nggak usah ditahan.” Ungkap Fahri Hamzah pada saat di gedung DPR.

Baca Juga Tanggapan Gojek Soal Koperasi Nakal yang Peras Drivernya!

Fahri Hamzah juga mengatakan kalau KPK seolah terbang pilih lakukan penindakan. KPK hanya ingin tampak gagah saja di hadapan publik dimana dia mampu menahan Novanto. Lanjutnya, bagianya sikap terbang pilih KPK ini sudah tampak dari bebasnya RJ Lino semenjak dua tahun yang lalu dan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam pengadaan quay container crane di pelindo II tahun 2010 silam.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Kritik Soal Libur Nasional Pilkada Serentak 27 Juni
Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Diperlakukan Seperti Richard Joost Lino
Copyright©fajar

Statsu RJ Lino masih tersangka namun bisa berkeliaran, dia juga penah menonton final Piala AFF anatara Indonesia vs Thailan pada tahun 2016 lalu di rumah Wakip Presiden Jusuf Kalla. “nasibnya Setnov lebih parah dari pada RJ Lino. RH Lino bebas sudah dua tahun kenapa Novanto enggah bebas.” Ungkapnya.

Dimana Fahri tidak hanya terbang pilih saja, ada nuansa politik di balik penetapan setnos, tetapi dia tidak beberkan spesifik untuk hal ini. dia sangat mengharapkan kalau KPK juga bisa bebaskan setnov supaya kembali melakukan tugasnya sebagai ketua DPR. “makanya KPK bebasinlah kayak RJ Lino,” tutur Fahri Hamzah.

Baca Juga Terungkap, Ini Penyakit yang Bikin BPJS Kesehatan Boros Keluarkan Anggaran!

Pada kasus RJ Lino yang korupsi QCC itu KPK telah menduga kalau crane yang didatangkan Ditur itu melalui PT Wuxi Huadong Heavy Machinery Ltd dan itu tidak sesuai spesifikasi. Pada proses pelalangan perusahaan tengah garap proyek juga tidak terjadi keganjalan. Pihak KPK telah menduga kalau Lino ini menunjuk langsung perusahaan asal china untuk garap proyek miliaran rupiah tersebut.

Baca Juga Kasus Viktor Laiskodat Dihentikan, Begini Reaksi PAN dan PKS!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here