Keanehan Gempa Vulkanik di Gunung Agung!

0
953
Gunung Agung
Copyright©ekliptika

Keanehan Gempa Vulkanik di Gunung Agung!

Indowarta.com– Gunung Agung selama seharian kemarin nampak ‘malu’ memerplihatkakn dirinya. Puncak Gunung Agung ini seringkali tertutup oleh mendung. Sesekali juga nampak asap kawah solfatra yang bertekanan lemah warna putih dengan intensitas tipis membumbung setinggi 100 hingga 500 meter.

BACA JUGA : Dampak Abu Vulkanik Letusan Gunung Agung Pada Tubuh!

Yang menarik adalah setelah letupan freatik Gunung Agung pada hari Selasa 21 November 2017, kegempaan vulkanik dangkal dan dalam juga terus menurun drastis. Semenjak hari Kamis malam hari 23 November 2017 dari pukul 00.00 hingga 18.00 atau selama 18 jam ini hanya terjadi gempa vulkanik dangkal 5 kali, vulkanik dalam 5 kali dan juga gempa tektonik lokal sebanyak 1 kali saja.

WAJIB BACA :  Upaya Basarnas Siapkan Baju Anti Api Untuk Pengungsi Gunung Agung!

Namun juga harus tetap diwaspadai adalah munculnya gempa tremor Gunung Agung secara terus menerus atau microtremor. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sendiri telah mencatat bahwa telah terjadi 3 kali gempa tremor dengan amplitudo 2 hingga 4 mm (dominan 2 mm).

Gunung Agung
Copyright©liputan6

Gempa tremor ini terjadi pada dini hari hingga menjelang watu subuh. Tepatnya adalah pad apukul 00.20 hingga 01.04, lalu 01.30 – 03.30, disusul pukul 03.57 – 04.28. terkait dengan munculnya gempa tremor secara terus menerus, Kasubdit Mitigasi Gunungapi Wilayah Timur yakni Devy Kamil Syahbana ini telah menjelaskan gempa tremor ini akan terus menerus muncul akibat dari pergerakan fluida magmatik.

BACA JUGA : Gunung Sinabung Meletus Hebat, Abu Vulkanik Keluar Sampai 2 KM!

Devy pada hari Kamis ini telah mengatakan “Magma masih berusaha menuju ke permukaan”. Senada dengan Devy, Lesto Prabhancana yang merupakan narasumber Kebencanaan dan Mitigasi Bencana Kementerian Pekerjaan Umum tersebut telah menyebutkan bahwa gempa tremor ini mengindikasikan magma terus berjalan mencari celah ke permukaan.

WAJIB BACA :  Status Masih Siaga, Ratusan Warga Tetap Ke Puncak Kawah Gunung Agung untuk Berdoa!

Meskipun telah terjadi tremor, namun tidak perlu merasa panik. Hal ini karena gempa tremor yang sudah muncul amplitudonya serta intensitas masih kecil yakni berada di bawah 4 mm. Lesto telah mengatakan “Untuk erupsi magma butuh kekuatan besar. Yang menjadi perhatian ketika amplitudonya di atas 10 – 15 mm”. perkembangan Gunung Agung masih terus dipantau aktivitasnya.

baca juga : 

Pemerintah Himbau Masyarakat Tak sebar Hoax Soal Gunung Agung!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here