Fredrich Yunadi Sebut Suka Kemewahan, Sekali Ke Luar Negeri Habiskan

0
859
Fredrich Yunadi.
Copyright©berita168

Fredrich Yunadi Sebut Suka Kemewahan, Sekali Ke Luar Negeri Habiskan

Indowarta.com – Fredrich Yunadi selaku pengacara Setya Novanto bercerita mengenai gaya hidup dan kekayaan yang dimilikinya. Menjadi seorang pengacara kondang, dia mengaku suka dengan hidup dengan kemewahan.

BACA JUGA : Pengacara Setya Novanto Bakalan Lapor Polisi Soal Mahfud MD!

“Saya suka mewah. Saya kalau ke luar negeri, sekali pergi itu minimum saya spend Rp 3 miliar, Rp 5 miliar. Sekarang tas Hermes yang harganya Rp 1 Miliar juga saya beli,” ungkap Fredrich Yunadi seperti ada dalam akun YouTube Najwa Shihab, Jumat (24/11/2017).

“Bagi saya, kalau mau lihat saya, saya seperti pengacara yang sangat top kan, Hotman Paris. Dia itu lebih dari saya, tapi saya enggak kalah dengan beliau,” sambung dia.

WAJIB BACA :  Polisi Pastikan Kecelakaan Setya Novanto Bukan Rekayasa!

Terkait dengan hal ini, pada saat dia diberikan pertanyaan oleh Najwa mengenai honor yang dia dapatkan sebagai seorang pengacara selama ini. Fredrich Yunadi mengatakan, jika dia menjadi seorang pengacara untuk suatu korporasi, maka honor yang dia dapatkan perbulan dapat mencapai Rp 100 juta.

“Kalau ada 20 perusahaan (dalam sebulan) saya bisa hidup nikmat, nyaman,” pungkasnya.

Fredrich Yunadi
Copyright©Tempo

Akan tetapi, Fredrich Yunadi mengungkapkan kalau kekayaan yang sudah dia miliki sekarang ini bukan hanya berasal dari honor dirinya sebagai pengacara, namun itu juga berasal dari warisan dan sejumlah usaha yang dia jalankan selaman ini.

Baca Juga Video Detik Detik Menegangkan Saat Angin Puting Beliung Terjang Sidoarjo!

Saat ditanya berapa honor yang dia dapatkan sebagai pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi tak menjawabnya secara tegas. Namun dia mengaku, apabila membela sejumlah orang besar, dirinya justru tidak mengharapkan imbalan.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Kenapa DPR Batal Ajukan Nota Keberatan Soal Pencekalan Setya Novanto?

“Makin besar namanya, free. Karena akan angkat pamor saya kalau saya menang. Setelah saya menolong beliau, efeknya tidak bisa diduga,” ungkap Fredrich  Yunadi.

Dalam kesempatan itu, dia juga mencontohkan pada saat membela Budi Gunawan di tahun 2015 lalu. Pada saat itu, Komjen Budi Gunawan yang sudah dipilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi calon tinggal Kapolri sudah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kepemilikan rekening gendut.

Dalam kasus itu, Fredrich Yunadi sudah mengajukan praperadilan untuk melawan KPK dari penetapan tersangka kepada Budi. Kemudian Hakim tunggal Sarpin Rizaldi sudah mengabulkan permohonan praperadilan dan membebaskan status tersangka pada Budi.

BACA JUGA : KPK Jadwalkan Periksa Dwina Michaella Putri Setya Novanto Hari Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here