Lahar Dingin Gunung Agung Sapu Sawah Warga Di Dekat Sungai!

0
584
Gunung Agung
Copyright©liputan6

Lahar Dingin Gunung Agung Sapu Sawah Warga Di Dekat Sungai!

Indowarta.com– Erupsi gunung Agung ini telah membuat lahar dingin mengair di beberapa sungai di Karangasem dan juga beberapa wilayah yang lainnya. Banjir lahar dingin ini nampak cukup deras di Sungai Yeh Sah. Terdpat jembatan penghubung Desa Rendang dan juga Muncan dii atas sungai tersebut.

BACA JUGA : Dampak Abu Vulkanik Letusan Gunung Agung Pada Tubuh!

Bahkan, lahar dingin dari Gunung Agung ini juga telah menyapu sawah milik warga yang banyak terhampar di sekitaran sungai. Banjir lahar dingin ini telah menjadi tontonan warga. Salah satu warga yang bernama Nyoman Suji di lokasi pada hari Senin 27 November 2017 ini telah mengatakan “Sudah sejak pagi tadi lahar dingin ini. Saya tahu pukul 04.00 Wita lahar dingin ini melintas aliran sungai ini”.

WAJIB BACA :  Gempa 4.2 SR Dari Gunung Agung, Getaran Terasa Sampai Gianyar!

Beberapa warga di daerah lain pun juga telah melaporkan hal yang sama juga. Bahkan aliran lahar dingin Gunung Agung ini telah dilaporkan sudah sampai ke Sungai Tukad Unda yang terletak di Kabupaten Klungkung.

Gunung Agung
Copyright©liputan6

Sudah sejak pagi tadi lahar dingin ini. Saya tahu pukul 04.00 Wita lahar dingin ini melintas aliran sungai ini pun telah membenarkan mengenai adanya aliran lahar dingin Gunung Agung ini. Gede sendiri telah mengaku bahwa sudah menurunkan tim untuk memeriksa langsung sungai Yeh Sah.

Berdasarkan dari hasil penelitiannya, material yang telah mengalir di sungai tersebut telah mengandung lahar Gunung Agung. Cirinya adalah ada bau belerang yang tercium sangat kuat. Gede telah mengatakan “Ya, itu lahar dingin, petugas kita sudah cek ke sana”.

WAJIB BACA :  Antisipasi Gunung Agung Meletus, Begini Persiapan Bandara Juanda!

BACA JUGA : Gunung Sinabung Meletus Hebat, Abu Vulkanik Keluar Sampai 2 KM!

Suantika juga telah menjelaskan bahwa sumber dari lahar dingin itu adalah akibat dari jatuhan abu vulkanik yang telah dimuntahkan oleh Gunung Agung sejak dua hari terakhir ini. Suantika menuturkan “Abu kena air hujan lalu turun. Itu kejadian normal saja. Tercium bau belerang karena abunya fresh, masih mengandung belerang, tercampur air, larut, rilislah gas belerang itu”.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitternya @Sutopo_BNPB telah memberikan himbauan kepada warga u ntuk mewaspadai terjadinya banjir lahar dingin di sekitaran Gunung Agung. Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang cukup tinggi ini memiliki potensi banjir lahar dingin yang akan menjadi semakin besar lagi.

baca juga :

Gunung Agung Berpotensi Meletus Dahsyat Layaknya Tahun 1963!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here