Fraksi Demokrat dan PAN SPRD DKI Tolak RAPBD DKI 2018!

0
1454
Rapat RAPBD
Copyright©Kompas

Fraksi Demokrat dan PAN SPRD DKI Tolak RAPBD DKI 2018!

Indowarta.com – Taufiqurrahman selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta mengungkapkan, pihaknya tidak setuju dengan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2018. Mengenai hal itu, fraksinya meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meninjau ulang.

BACA JUGA: RAPBD 2018 Disoroti, Sandiaga Uno Undang Warga Periksa Ulang Anggaran!

“Fraksi Demokrat-PAN menyatakan belum dapat menyetujui RAPBD 2018 dan meminta dilakukan peninjauan kembali,” kata Taufiqurrahman, Kamis (30/11/2017).

Dia menjelaskan, ada sejumlah alasan dari fraksinya mengapa sudah mengambil keputusan untuk tidak setuju dengan RAPBD DKI 2018. Diantaranya mengenai target penerimaan pajak yang mencapai Rp 38,12 triliun yang sudah mereka nilai bukan hal wajar.

WAJIB BACA :  PAN Tak Gubris Saran Amien Rais Untuk Tak Dukung Jokowi?

“Terjadi peningkatan Rp 2,76 triliun atau sebesar 7,82 persen dari APBD perubahan 2017. Menurut pandangan kami tidak wajar dan terlampau optimis,” ungkap dia.

Dirinya mengatakan, kalau sekarang ini kondisi ekonomi sedang lesu. Oleh karena itu, Fraksi Demokrat-PAN mengkhawatirkan jika adanya target penerimaan pajak yang sudah ada dalam rencanan RAPBD DKI 2018 itu tidak terwujudkan.

rapat badan anggaran APBD 2018 (1)
Copyright©Kumparan

Tidak hanya itu, ada alasan lain yang mendasari Fraksi Demokrat-PAN tidak setuju dengan RAPBD DKI 2018. Salah satunya adalah terkait dengan rencana pengambilan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 650 miliar dari PR Jakarta Propertindo yang akan sulit terealisasikan karena tidak memiliki regulasi.

BACA JUGA : Intip Penampakan Danau Sunter yang Jadi Pusat Perhatian Oleh Menteri Susi!

Alasan yang selanjutnya adalah terkait pemutihan untuk tunggakan kepada seluruh penghuni rusun, serta adanya pemutihan tunggakan dan denda kepada para peserta BPJS ketegori bukan penerima upah (PBPU) yang masih belum mendapatkan akomodasi dalam RAPBD DKI 2018.

WAJIB BACA :  SBY dalam HUT Demokrat:"Sometimews We Win, Sometimes We Learn"

“Setelah mencermati item-item kegiatan pada RAPBD 2018, masih terdapat penambahan/penebalan anggaran untuk kegiatan yang bukan prioritas yang perlu dirasionalisasi,” tutur Taufiqurrahman.

RAPBD direncanakan sebelumnya akan disahkan pada hari ini sebagai APBD 2018 dalam sidang paripurna DPRD DKI Jakarta. Terkait dengan hal ini sudah diungkapkan oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Selasa (28/11/17).

“Insya Allah sudah sepakat bahwa hari Kamis kami akan paripurna pada pukul 09.00,” ujarnya setelah melakukan pembahasan mengenai anggaran.

BACA JUGA : Anggaran Anggota Tim Anies Baswedan Sandiaga Uno Tak Begitu Efektif?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here