Panitia Tegaskan Aksi Reuni 212 Tak Mengandung Unsur Politik!

0
1010
Reuni 212
Copyright ©kompas

Panitia Tegaskan Aksi Reuni 212 Tak Mengandung Unsur Politik!

Indowarta.com – Reuni akbar alumni 212 rencananya akan digelar hari ini Sabtu, 2 Desember 2017. Sekertaris Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad dan Reuni 212, Muhammad Al Khatthath pastikan acara yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat tersebut tak mengandung unsur politik.

‘Saya sebagai panitia mengatakan jika acara Reuni Akbar 212 bukan dimaksudkan dalam konteks tertentu, jadi tak ada unsur politik dalam acara tersebut’ ujarnyanya saat ditemui di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Jumat, 1 Desember 2017.

Al Khattath sendiri menambahkan jika aksi ini hanya sebatas bersyukur atas bersatunya umat Islam pada aksi 212 tahun lalu. ‘Kami lakukukan dan kami adakan acara ini sebagai rasa syukur atas bersatunya umat Islam. Yang tidak bisa datang tidak apa-apa, tetap berdoa saja dirumah’ sambungnya.

WAJIB BACA :  Panggung Reuni 212 dan Majelis Rasululloh Berdiri di Monas!

Meskipun demikian Al Khattath tidak melarang sejumlah pihak menyebut jika aksi ini berbau politik. Dia pun berani menjadi menjamin jika aksi reuni akbar ini bermuatan politik, maka bisa langsung dibubarkan.

Reuni 212
Copyright ©republika

Mengenai aksi yang rencananya akan berjalan sejak pukul 13.00 WIB hingga 10.00 WIB ini juga ditanggapi oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Orang nomor satu di jajaran kepolisian ini menduga jika acara reuni 212 tersebut bermuatan politik.

Dia menuturkan jika ada agenda terkait dengan Pilkada serentak 2018 dan juga persoalan Pilpres 2019 dibalik pelaksanaan acara tersebut. ‘Acara ini sepertinya juga tak jauh dari politik, tapi bukan tahun ini melainkan tahun 2018/2019. Sudah pasti ini akan mengarah pada politik dan itu kan arahnya ke gubernur lama’ ujar Tito

WAJIB BACA :  Di Acara Reuni 212, Rizieq Shihab Sebut 5 Kebobrokan Jokowi !

Akan tetapi meskipun demikian, Tito mengaku tak akan melarang dilakukannya reuni 212 tersebut. Dia pun menghimbau supaya acara yang melibatkan ratusan hingga ribuan massa tersebut tidak dilakukan di area Monas, melainkan di Masjid Istiqlal.

Sedangkan mengenai jumlah massa yang akan datang dalam acara tersebut, Tito pun menduga tak akan sebesar aksi 212 yang dilakukan tahun lalu. ‘Lebih bagus kan dilaksanakan di Masjid Istiqlal saja. Tapi yang jelas tidak seperti dulu, kan kalau dulu yang ikut lebih banyak dan banyak kepentingan politik juga’ tutupnya nya.

Baca juga : Anies Baswedan Hanya Tersenyum Saat Ditanya Tentang Kehadiran di Reuni Alumni 212!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here