Ibu Rumah Tangga Lebih Rawan Terinfeksi HIV Dibandingkan Dengan Pekerja Esek Esek!

0
651
HIV
Copyright©womenshealth

Ibu Rumah Tangga Lebih Rawan Terinfeksi HIV Dibandingkan Dengan Pekerja Esek Esek!

Indowarta.com – Sebagian besar orang menilai jika ditanya mengenai “Siapa yang paling beresiko terkena HIV?”, mereka akan menjawab bahwa yang sangat rentan terkena penyakit tersebut adalah pekerja esek-esek atau sejumlah orang yang sudah melakukan hubungan sesama jenis.

BACA JUGA : Berbagai Macam Makanan yang Bisa Picu Asam Urat Tinggi!

Akan tetapi, berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Data Informasi HIV AIDS dari Kementerian Kesehatan sejak tahun 1987 hingga 2014 lalu menyatakan hal yang berbeda. Dari data tersebut mengungkapkan bahwa ibu rumah tangga justru lebih rentan terinfeksi HIV jika dibandingkan dengan para pekerja esek-esek.

Hasil yang sama juga telah ditemukan di wilayah Riau. Berdasarkan data yang dilakukan hingga Agustus 2015 lalu, jumlah pekerja esek-esek yang sudah terinfeksi HIV ini hanya mencapai tujuh orang. Sedangkan untuk ibu rumah tangga sudah mencapai 41 orang. Terlebih angka ini sudah menggambarkan kencenderungan yang meningkat.

Mareno selaku Koordinator D-KAP Riau, organisasi pemerhati HIV/AIDS Riau mengungkapkan, kebanyakan dari para pekejer esek-esek lebih mewaspadai untuk mencegah HIV dengan melakukan pemakain alat kontrasepsi.

HIV, AIDS
Copyright ©The Indian Express

“Adapun ibu rumah tangga lebih banyak ditularkan oleh suaminya yang berperilaku menyimpang di luar rumah,” kata dia.

BACA JUGA : Gejala Asam Lambung Tiggi dan Cara Mengobatinya!

Sedangkan masalah tersebut ditambah dengan tidakmauan seorang ibu rumah tangga untuk melakukan pencegahan penularan dan penyebaran virus HIV. Berdasarkan dari artikel Hellosehat dengan penulis Fauzan Budi serta datanya sudah ditelaah oleh dr Tania Savitri menyatakan, tidak sedikit seorang ibu rumah tangga yang menolak untuk melakukan tes kesehatan mengenai penyakit tersebut.

Alasan dari ketidakmauan tersebut bermacam-macam, diantaranya mereka merasa malu atau bau, karena sedang dalam kondisi hamil, dan bahkan ada yang beralasan kalau mereka merupakan pasangan yang tidak pernah melakukan hubungan dengan orang lain.

“Menurut Yusniar Ritonga, seorang konselor HIV/AIDS, hanya ada 10 persen orang yang bersedia ikut dalam tes HIV setelah mereka menikah,” tulis Fauzan.

“Padahal, seperti yang kita tahu, ada banyak cara penularan HIV/AIDS selain lewat hubungan seksual. Bisa dari pisau cukur, bisa dari jarum suntik, atau pun benda lain yang tidak steril dan pernah terkena darah dari pengidap AIDS,” sambungnya.

BACA JUGA : Ada Hubungan Antara Konsumsi Gula dan Kanker?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here