Begini Prosedur Pengurusan STNK Hilang!

0
779
Tarif STNK dan BPKB
Copyrigth©tstatic

Begini Prosedur Pengurusan STNK Hilang!

Indowarta.com – Untuk seluruh pengendara motor, selain harus mengenakan helm dan kelengkapan motor yang standart, pengendara harus sudah memiliki Surat Izin Mengemudia (SIM) dan tak lupa membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).

BACA JUGA : Berita Terkini: Naiknya Biaya Urus STNK, Kerek Status Inflasi Di Januari 2017

SIM dan STNK adalah kelengkapan yang wajib ada pada seluruh pengendara sepeda motor di Indonesia, baik untuk para pengendara roda dua atau roda empat. Pastinya kalian yang sudah berkendara kemana-mana tidak akan meninggalkan SIM dan STNK kan?.

Akan tetapi, jika STNK kendaraan motor kita tak tahu entah dimana atau hilang bagaimana cara pengurusannya? Berdasarkan laman NTMC Polri menuliskan, jika pemilik kendaraan mengalami STNK hilang, maka disarankan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Untuk melakukan pengurusan STNK hilang, maka seseorang harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.  Dan persyaratan itu wajib lengkap untuk dapat melakukan pengurusan pembuatan STNK baru.

Berita Terkini: Kenaikan Biaya STNK dan BPKB Dinilai Memberatkan Masyarakat !
Copyrigt©detiknews

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik kendaraan (asli dan fotokopi), fotokopi STNK hilang, surat keterangan kehilangan SNK dari Polsek atau Polres setempat, serta BPKB asli dan fotokopi.

BACA JUGA : BBM Satu Harga Sejahterakan Masyarakat!

Sedangkan untuk beberapa prosedur yang harus dijalankan untuk pengurusan STNK hilang, pertama datang ke kantor Samsat. Kemudian akan dilakukan cek fisik kendaraan. Kemudian dari hasil cek fisiknya dilakukan fotokopi.

Usai melakukan cek fisik kendaraan, berikutnya mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan data. Pengurus kemudian melakukan cek blokir (mengurus surat keterangan STNK hilang di Samsat) dengan berisikan keabsahan dari STNK terkait, contohnya tidak diblokir atau dalam masa pencairan.

Selesai tahap ini, kemudian lampirkan hasil cek fisik kendaraan. Setelah itu anda baru melakukan pengurusan pembuatan STNK baru yang dilakukan di BBN II. Dalam tahap ini jangan lupa untuk melampirkan seluruh persyaratan yang sudah ditentukan.

Setelah itu melakukan pembayarana pajak motor, namun jika sudah dibayar maka tidak perlu untuk membayar. Selain melakukan pembayaran pajak, anda juga diwajibkan untuk membayar biaya pembuatan STNK baru.  Tahap terakhir, pengambilan STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

BACA JUGA : Penyederhanaan Golongan Listrik Keputusannya ada Di Presiden!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here