Berita Terkini: Isu Gunung Galunggung Meletus, HOAX!

0
19203
Gunung Galunggung
Copyright ©wartakota

Berita Terkini: Isu Gunung Galunggung Meletus, HOAX!

Indowarta.com – Beberapa waktu terakhir publik dihebohkan dengan sejumlah isu jika Gunung Galunggung, Tasikmalaya, Jawa Barat meletus. Namun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan jika isu tersebut adalah bohong alias hoax.

Pihak BNPN mengatakan jika status gunung yang berada di Tasikmalaya tersebut tetap normal. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

‘Isu yang mengatakan jika Gunung Galunggung di Tasikmalaya meletus dan disertai dengan hujan batu tidak benar adanya, itu hoax’ ujar Sutopo melalui akun Twitter pribadinya @Sutopo_BNPB pada Rabu, 6 Desember 2017 sekitar pukul 21.40 WIB.

Isu hoax mengenai Gunung Galunggung meletus disertai dengan hujan batu sendiri muncul karena beberapa waktu terakhir nampak benda-benda berterbangan seperti baru. Namun Sutopo sendiri mengatakan jika benda-benda yang berterbangan di lereng gunung tersebut disebbakan angin kencang dari awan kumulonimbus.

Gunung Galunggung
Copyright ©dolananblogger

Dia menegaskan jika tak ada hujan batu dan informasi mengeni hujan batu terebut adalah hoax. Dia menyebut jika sampai saat ini status gunung berapi yang berada di Jawa Barat tersebut normal dan tak ada tanda-tanda yag menunjuka keaktifannya.

‘Tidak meletus dan tidak ada hujan batu. Benda-benda yang berterbangan karena tertiup angin kencang/puting beliung di lereng gunung. Adanya kumpula awan kumulonimbus menyebabkan angin kencang sebelum hujan. Gunung Galunggung di tasikmalaya tetap berstatus normal’ ujarnya.

Namun sekipun demikian Sutopo tetap menghimbau warga untuk tetap berhati-hati ketika cuaca mendung dan adanya awan kumulonimbus. ‘Semua masyarakat tetap harus waspada, terutama saat mendung’ tutupnya.

Sementara itu warga sekitar di kaki Gunung Galunggung, Tasikmalaya, Jawa Barat terlihat berlarian saat melihat cuaca ekstrem di wilayahnya. Dalam video yang beredar di kalangan wartawan, banyak warga yang mencoba menjauhi lokasi kejadian. Nampak pula sejumlah pohon roboh akibat terkena angin kencang.

Dirangkum dari sejumlah sumber menyebutkan jika Gunung Galunggung sempat meletus beberapa kali yakni tahun 1882, 1894, 1918, 1982 dan 1984. Gunung ini memiliki tinggi sekitar 2.167 meter diatas permukaan laut, tapi menurut catatan sejarah setiap letusannya selalu dahsyat.

Seperti letusan tahun 1982 yang mengancurkan kubah lava dan menghasilkan kawah baru. Kala itu ketinggian asap mencapai 30 hingga 35 kilometer dan mengakibatkan pesawat terbang British Airways 747 melakukan pendaratan darurat lantaran mesin jetnya mati akibat kemasukan abu vulkanik letusan gunung ini.

Baca juga :  Erupsi Gunung Agung Akan Lebih Besar Dari Gunung Merapi di Tahun 2010?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here