Sempat ditolak Sampai Dapatkan Ancaman, Ustadz Abdul Somad Akhirnya Dibolehkan Safari Dakwah di Bali!

0
733
Ustadz Abdul Somad
Copyright ©bangkapos

Sempat ditolak Sampai Dapatkan Ancaman, Ustadz Abdul Somad Akhirnya Dibolehkan Safari Dakwah di Bali!

Indowarta.com – Nama Ustadz Abdul Somad sepertinya terdengar asing untuk kalangan umat muslim. Namun namnya mencuat tak kala kedatangannya ke Pulau Bali dalam rangka menjalani sejumlah safari dakwah mendapat penolakan oleh sejumlah elemen Organisasi Masyarakat (Ormas) di Pulau Dewata.

Oramas yang menampakan diri menolak dengan tegas kedatanagn Ustadz Somad ialah Komponen Rakyat Bali (KRB). Dengan tegas KRB mendesak agar Ustadz Somad diusir dari Bali kemarin Jumat, 8 Desember 2017. Bahkan kelompok tersebut hingga merangsek masuk ke Hotel Aston Denpasar tempat ustadz menginap.

Dari informasi yang didapat sejumlah massa mengkritik gaya ceramah dari Ustadz Abdul Somad yang diangap mengkafir-kafirkan agama lain. Massa menuduh dirinya sebagai dedengkot penyebar ajaran kekhalifahan. Selain itu dia juga dituduh aktif dalam sejumlah aksi umat Islam salah satunya aksi 212.

WAJIB BACA :  Reaksi Utadz Abdul Somad Tidak Masuk Daftar 200 Mubaligh

Cukup diketahui Jumat amlam, 8 Desember 2017 memang jadwal Ustadz Somad untuk mengisi acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid An-Nur, Jalan Diponegoro, Denpasar pukul 20.00 WITA. Namun pihak kepolisian terpaksa memediasi karena mendapatkan penolakan dari masyarakat Bali.

Ustadz Abdul Somad
Copyright ©panjimas

Upaya mediasi diawal pun terlihat tak membuahkan hasil dan buntu sehingga massa meminta Ustadz Somad untuk berikrar atau bersumpah untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di bawah Al-Quran dan tuntutan itupun akhirnya dipenuhi.

Sementara itu banyak sekali foto-foto dan video yang menujukan kericuhan dan ketegangan saat dilakukanya mediasi. Dari foto yang beredar nampak salah seorang peserta demo di Hotel Aston membawa benda mirip senjata tajam seperti pisau. Ketika itu saat negosiasi buntu, Ustadz Somad langsung dilarikan ke kamar hotel.

WAJIB BACA :  Ini Dampak Positif Gejolak Gunung Agung Bagi Destinasi Wisata di Lombok!

Sedangkan massa yang berada diluar hotel berusaha merangsek masuk ke dalam ruang pertemuan. Terlihat di lokasi saat itu dihadiri oleh sejumlah elemen seperti Ganaspati, Laskar Bali memenuhi ruang pertemuan. Massa pun menyuarakan penolakan terhadap Ustadz Somad.

‘Saya siap mati…. siap mati!’ suara lantang seorang sambil mengacungkan tangan ke area hotel.

Suasana kala itu terlihat mencekam dan terliaht sejumah aparat keamanan tetap berjaga-jaga di area hotel. Kala itu Sekertaris Jenderal Laskar Bali, I Ketut Ismaya turun langsunng dalam aksi demosntran dan dia meminta agar pihak kepolisian tak bertele-tele ketika melakukan mediasi. Dia pun menuding jika Ustadz Somad tidak cinta NKRI.

Selaian itu sejumlah orang ikut mencerca Ustadz Abdul Somad dan rencana safari dakwahnya pun terancam batal. Namun setalah mediasi panjang dan alot, akhirnya ustadz Somad diizinkan untuk menggelar safari dawah di Bali.

Baca juga : Denny Siregar Curhat Soal ILC Kehilangan ‘Greget’, Karni Ilyas Beri Perumpamaan Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here