Apa yang Bisa Dilakukan Indonesia dan Presiden Jokowi Untuk Yerusalem?

0
1223
yarusalem.
Copyright ©Ilustrasi

Apa yang Bisa Dilakukan Indonesia dan Presiden Jokowi Untuk Yerusalem?

Indowarta.com – Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, akan segera melakukan perjalanan diplomatik ke tiga negera di Timur Tengah dan Eropa, tujuan dari hal ini adalah upaya mendorong Amerika Serikat (AS) segera membatalkan pengakuannya mengenai Yarusalem sebagai ibu kota Israel.

BACA JUGA : Jalur Gaza Makin Memanas Lantaran Pernyataan Donald Trump Soal Yerusalem!

Pada awal pekan ini, dirinya sudah dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan perwakilan Yordania di Amman, yang merupakan kota dengan jarak hanya empat jam dari Yarusalem jika ditempuh dengan menggunakan transportasi darat.

Sedangkan untuk 13 Desember nanti, Retno dan delegasi yang dipimpin Presiden Joko Widodo direncanakan akan melakukan pertemuan dengan seluruh anggota dari Organisasi Negara Islam (OKI). Pertemuan itu dikabarkan akan dilangsungkan di Istanbul, Turki.

WAJIB BACA :  Tol Rembang-Pasuruan Bakal Diresmikan Jokowi Hari ini!

Dalam pertemuan itu sudah dikhususkan untuk menanggapi adanya kebijakan yang telah dikeluarkan oleh AS. “Dari Istanbul saya akan melanjutkan perjalanan ke Brussels bertemu menteri luar negeri Uni Eropa untuk memperkokoh dukungan negara barat agar tidak mengikuti keputusan AS,” tutur Retno, Minggu (10/12)

yarusalem
Copyright ©IST

Dalam sejumlah perjalanan diplomatik yang telah dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, peran besar apa yang sebenarnya bisa dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk isu Yarusalem itu?

Baca juga : Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

Hikmahanto Juwana selaku pengamat politik Internasional menilai, pemerintah sebaiknya menginisiasi kialisi baru, dengan beranggotakan sejumlah negara yang telah mendukung kemerdekaan Palestina. Lebih lanjut lagi, dia mengatakan kalau Indonesia dapat menjajaki dukungan dari Perancis, Cina, Inggris, Rusia. Karena sejumlah negara itu telah ikut mengecam kebijakan yang telah dikeluarkan oleh AS.

WAJIB BACA :  Tol Rembang-Pasuruan Bakal Diresmikan Jokowi Hari ini!

Dengan adanya koalisi tersebut, menurut Hikmahano, akan memberikan suara lebih lantang pada tingkat global mengenai adanya isu Yerusalem, jika hal itu dibandingkan dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

“Kalau resolusi DK PBB tidak mungkin berperan karena ada AS dan mereka punya hak veto. Resolusi Majelis Umum bisa saja, tapi seberapa efektif resolusi itu,” ucap Hikmahanto.

“Kalau cuma mengecam tidak akan ada solusi. Indonesia harus bisa meyakinkan, pengakuan Palestina sebagai negara merdeka bisa meredam gejolak perdamaian dunia,” sambungnya.

BACA JUGA : Gara-Gara FB Salah Terjemahkan Status, Pria Asal Palestina Ini Diciduk Polisi Israel!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here