Sandiaga Uno ungkap Alasan Tak Unggah Video Rapat di YouTube!

0
1710
Sandiaga Uno
Copyright©Instagram

Sandiaga Uno ungkap Alasan Tak Unggah Video Rapat di YouTube!

Indowarta.com – Pemprov DKI Jakarta berhenti mengunggah video rapat DKI di akun resmi layanan video streming milik Pemprov DKI. Menurut Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, unggahan video rapat itu lebih banyak mendatangkan mudarat ketimbang manfaatnya. Namun, Sandiaga Uno menolak keputusan itu di ambil karena ia anti kritik.

“Enggak sama sekali (anti-kritik) saya terbuka banget dikritik,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/12/2017) di kutip dari Liputan6.

Menurut Sandi, keterbukaan itu sudah di lakukan sejak masa kampanye Pilkada DKI 2017. Kala itu, Sandiaga Uno mengklaim juga tidak pernah menolak kritik yang di alamatkan kepada dirinya.

WAJIB BACA :  Twitter dan FB Kena Blokir di Pakistan!

Baca juga: Rencana Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Untuk Urai kemacetan di Tanah Abang!

Yang jelas, ada aturan yang mengharuskan video rapat Pemprov DKI di unggah maksimal tiga hari setelah pengambilan gambar. Aturan itu berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 159 Tahun 2016 tentang Penayangan Rapat Pimpinan dan Rapat Kedinasan Pengambilan Keputusan Terkait Pelaksanaan Kebijakan pada Media Berbagai Video.

Pergub itu di tandatangani oleh mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama pada 16 Agustus 2016 lalu. Pada Pasal 2 poin kedua, tertulis tujuan penayangan video untuk menjamin hak warga Negara agar mengetahui proses kebijakan publik, pengambilan keputusan dan alasannya.

Akan tetapi, Sandiaga Uno mengaku keputusannya tidak melanggar aturan. “Setahu kita sih enggak ada yang kita langgar ketentuan. Kalau ada juga udah pada berteriak pasti. Tapi tolong dilihat lagi. Tapi kalau ada, kasih masukan kepada kita, kita cek pergubnya. Nothing to hide,” ujar Sandi.

WAJIB BACA :  Sandiaga Uno Sebut Banyak Ulama yang Inginkan Ada Tarawih di Monas
Sandiaga Uno
Copyright©Liputan6

Dalam kesempatan lain, Sandiaga Uno selaku Wakil Gubernur Jakarta juga mengundang polemic lagi. Pasalnya Sandiaga mengatakan penyebab pohoh tumbang lantaran ada sejumlah pihak yang menentang penebangan pohon.

Baca juga: Usaha Jokowi Menolak Langkah AS Soal Yerussalem Lewat KTT OKI !

“Ya kalau pohon tumbang itu topping off. Kalau misal agak dimakan umur, yang ada rayap segala macam di-chop. Problemnya kemarin ini kita banyak resistensi dari komunitas yang menginginkan pohon-pohon lebih baik diselamatkan,” kata Sandiaga di Balai Kota, Senin 11 Desember 2017 di lansir dari Liputan6.

Hal itu di sampaikan mengingat hujan deras dan angin kencang yang melanda ibu kota pada Senin siang. Akibatnya beberapa titik di Jakarta banjir dan pohon tumbang. Dengan cuaca saat ini, Sandiaga mengatakan tidak memungkinkan pohon-pohon yang berpotensi tumbang untuk di selamatkan.

WAJIB BACA :  Viral Baku Hantam Anggota TNI dengan Pengemudi Mobil, Ternyata Keluarga!

“Tapi dengan cuaca sekarang ini kita enggak bisa lagi, karena bisa membahayakan orang lain,” kata dia. Sandi berharap komunitas pencinta pohon untuk memberikan pengertian terkait keselamatan pohon.

         Baca juga Ini 3 Syarat dari Golkar Bagi Kader yang Ingin Duduki Kursi Ketua DPR!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here