Alasan Menkominfo Imbau ASN Tak Pakai Email dari Gmail dan Yahoo!

0
679
Menkominfo
Copyright©kominfo

Alasan Menkominfo Imbau ASN Tak Pakai Email dari Gmail dan Yahoo!

Indowarta.com – Himbauan diberikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menggunakan e-mail gratis asing semacam Gmail dan Yahoo. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Untuk gantinya Menkominfo mengahadirkan layanan email resmi pemerintah bertajuk ‘mail.go.id’. Himbaun tidak boleh digunaknnya email gratis asing tersebut ada alasannya tersendiri. Setidanya ada dua alasan yang mendasari sikap pemerintah tersebut.

Pertama mengenai keamanan, yakni dimana bebrapa e-mail gratis yang beredar dipasaran dinilai mudah diekploitasi. Pengguna lainnya dapat mengekploitasi baik dari segi konten maupun indentitas pengirim. Hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi sumber kebocoran informasi pemerintah.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Menkominfo Segera Cek Situs Kejaksaan Agung dan Dewan Pers yang Diretas!

Kemudian alasan kedua yakni terkait dengan efensiensi. Menkominfo mengatakan pertukaran informasi menggunakan layanan e-mail asing memakan bandwidth iternasional. Hal itu mengaibatkan adanya ongkos yang diperlukan.

Menkominfo
Copyright©kompastekno

Namun jika menggunakan domain gmail.go.id sejumah fitur keamanan seperti tanda tangan elektronik dan enkripsi ada didalamnya. Selain itu kepastian hukum dan identitas akan terjamin, oleh sebab itu pertuaran informasi antara pengirim dan penerima akan terjamin kerahasiannnya.

‘Aksesnya ke luar negeri, padahal banyak orang yag sering bertukar email di sini. Secara bolak-balik sehingga devisi negara terus mengalami pengeluaran‘ ujar Rudiantara saat ditemui di gedung Serbaguna Kominfo pada Senin, 11 Desember 2017.

Sementara Menkominfo sendiri memang mengakui jika Gmail, Yahoo dan lain sebaginya lebih baik dibandingkan dengan e-mail yang ditawarkan oleh pemerintah. Oleh karena itu pemerintah juga akan terus melakukan perbaikan sistem layanan e-mail supaya strukturnya lebih udah digunakan oleh penggunanya.

WAJIB BACA :  Kominfo Bersih-Bersih Konten Negatif Di Internet Jelang Pilpres 2019!

Selain itu layanan mail memang sengaja diperuntukan untuk ASN di daerah-daerah institusi yang belum mempunyai e-mail sendiri. Dan itu berbeda dengan institusi pusat semacam kementerian yang mising-masing sudah punya sistem e-mail yang aman. Namun diharapkan kedepannya semua institusi pemerintah dapat bersatu menggunakan mail.go.id. Untuk permulaan sendiri pemerintah memberikan kapasitas 4 GB untuk pertukaran anatar ASN via mail.go.id.

Sebanyak 93 ribu ASN yang sebelumnya tergabung dalam ‘pnsmail.go.id’ sejak tahun 2013 akan menjadi yang pertama ditransaksikan ke mail.go.id. Pemerintah sendiri berencana mengomerslkan layanannya ini ke masyarakat luas, namun wacana tersebut masih jauh.

Baca juga : Kemenkominfo Siap Labrak FB Pekan Ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here