Ketua Golkar Akan Jadi Penentu Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019?

0
525
Jokowi
Copyright©viva

Ketua Golkar Akan Jadi Penentu Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019?

Indowarta.com – Sepertinya Partai Golkar tetap mendukung Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden tahun 2019 mendatang. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan selama ini dari partai berlambang pohon beringin ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Airlangga Hartanto salah satu pengurus harian dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. ‘PG (Partai Golkar) telah mengusung Presiden Jokowi untuk Pemilu 2019 dan kami tetap kosisten’ ujar Airlangga.

Airlanggga sendiri digadang-gadang sebagai salah satu calon Ketua Umum Partai Golkar pengganti Setya Novanto. Mencuatnya nama pengurus haria DPP Golkar tersebut setelah diselenggarakan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada hari Senin, 11 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Namun Tolak Tanda Tangan Taati Pancasila ?

Dalam rapat itu juga menolak Aziz Syamsuddin untuk menggantikan Novanto yang saat ini menjadi tersangka kasus korupsi E-KTP. Sebelumnya nama Aziz tercantum dalam surat pengunduran diri yang diberikan oleh Novanto kepada pimpinan DPR RI. Dalam suratnya dia menunjuk Aziz Syamsuddin menggantikannya sebagai Ketua DPR RI.

Jokowi
Copyright ©poskotanews

Akan tetapi sepetinya Ketum Golkar akan menentukan jalan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Cukup diketahui Pilpres 2014, dukungan resmi Partai Golkar diberikan kepada pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Radjasa.

Suara dukungan Golkar saat itu dipandang terpecah karena Jokowi memilih tokoh senior partai berlambang pohon beringin tersebut yakni Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden. Melihat kondisi saat ini beragam tanggapan pun berdatagan salah satunya dari pengamat politik dari Universitas Airlangga, Muhammad Asfar.

WAJIB BACA :  Jokowi dan Jusuf Kalla Hadiri Pernikahan Anak Budi Gunawan dan Budi Waseso!

Dia mengatakan jika sejauh ini parrtai yang dapat mendukung Jokowi tanpa reserve ialah Partai Golkar. ‘Mungkin saja PDI Perjuangan tak lagi mendukung Jokowi karena wakilnya tidak dari PDIP. Itulah yang membuat Jokowi memiliki kepentingan yang kuat untuk mengambil partai di luar PDIP dan sejauh ini partai yang bisa mendukung Jokowi adalah Golkar’ ujarnya.

Selain itu sejumlah pihak beranggapan bisa saja terjadi kerjasama antara Partai Golkar dan PDIP selama satu sama lain saling menguatkan. Kesamaan ideologi kebangsaan yang mengakui keberagaman dipandang akan mendukung koalisi dua partai tersebut. Hingga kini sudah dua partai yang secara resmi menyatakan dukungan kepada Jokowi yakni Partai Golkar dan Partai Nasional Demokrat.

Baca juga : Ini 3 Syarat dari Golkar Bagi Kader yang Ingin Duduki Kursi Ketua DPR!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here