3 Bulan Dibekukan, Proses Perizinan Dompet Digital Tokopedia Masih Belum Selesai!

0
558
Tokopedia Toko Cash
Copyright©Tokocash

3 Bulan Dibekukan, Proses Perizinan Dompet Digital Tokopedia Masih Belum Selesai!

Indowarta.comTokopedia merupakan salah satu situs e-Commerce yang cukup populer di Indonesia. Akan tetapi yang perlu disayangkan adalah pada tanggal 13 September 2017 yang lalu, Bank Indonesia (BI) telah menagguhkan alias men-suspend layanan dompet digital dari situs tersebut yang bernama “TokoCash”.

Baca Yuk: Alasan Menkominfo Imbau ASN Tak Pakai Email dari Gmail dan Yahoo!

Hal ini dikarenakan oleh perusahaan Tokopedia masih belum memiliki lisensi untuk layanan uang elektronik. Dengan adanya permasalahan tersebut, COO Tokopedia yang bernama Leontinus Alpha Edison terus berkomunikasi dengan pihak pemerintahan untuk mengurus perizinan tersebut.

Selain itu banyak pihak yang telah terlibat dalam permasalahan penangguhan ini sehingga sampai detik ini masih belum jelas kapan TokoCash ini akan dibuka dan bisa dinikmati kembali oleh para penggunanya.

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini : Antar Barang Makin Cepat, Tokopedia Gandeng GoJek Resmi Hadirkan Layanan Go-Kilat !
Tokopedia Toko Cash
Copyright©Tokocash

“Syaratnya banyak sih, tapi selama itu baik kami nggak masalah. Kami masih kejar segala sesuatu yang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi semua pihak lewat TokoCash, tidak cuma untuk Tokopedia tapi juga user, pemerintah, operator. Jadi pertimbangannya banyak” seperti itulah penjelasan dari Leon pada hari ini, Rabu tanggal 13 Desember 2017 setelah selesai acara konferensi pers antara TokoPedia dengan Mobile Legends di Aromanis Restaurant, Jakarta.

Tidak hanya itu saja karena ia juga mengungkapkan jika TokoCash ini adalah salah satu DNA dari Tokopedia yang mana berperan penting untuk memberikan pengalaman transaksi antara penjual dan pembeli secara aman dan praktis tentunya.

Simak Juga: Tokopedia Beberkan Dapatkan Pendanaan Rp 14.7 Triliun dari Alibaba!

WAJIB BACA :  Pelajaran Berharga Dibalik 'Tumbangnya' Tokopedia, Bukalapak, dan JD.ID!

Beberapa kalangan juga mengklaim bahwa antusiasme masyarakat dan para konsumen terhadap TokoCash ini sangat tinggi. Sayangnya Leontinus tidak menyebutkan secara jelas berapa jumlah transaksinya selama ini. Namun yang sudah jelas adalah pihak BI saat ini masih membekukan TokoCash karena diketahui telah menghimpun dana beredar atau biasa dikenal dengan floating dengan jumlah lebih dari Rp 1 Miliar.

“Kami sadar dengan transaksi yang sangat tinggi, kami juga harus lebih baik lagi secara layanan. Pemerintah memberikan feedback yang baik dalam hal ini” seperti itulah ucap Leontinus.

Ia juga menuturkan jika pihaknya akan mengembangkan lebih jauh dan banyak fitur lagi untuk TokoCash ini, sedangkan untuk masalah perizinan akan benar-benar segera diselesaikan.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Peringati Hari Komunitas Sosial, Tokopedia Ajak Top Community dalam Kegiatan CSR !

Dengan adanya pembekuan ini kita tidak bisa top-up saldo ke TokoCash, selain itu kita bisa menggunakannya seperti biasa, contohnya saja seperti Transaksi, Cashback, Refund, maupun redeem Gift Card yang berada di layanan Tokopedia tersebut.

baca juga: JNE Gelar Hari Bebas Ongkos Kirim Lagi, Ini Jadwalnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here