PKS Minta Polisi Tindak Tegas Provokator Penolakan Ustadz Abdul Somad!

0
1174
Ustadz Abdul Somad
Copyright ©panjimas

PKS Minta Polisi Tindak Tegas Provokator Penolakan Ustadz Abdul Somad!

Indowarta.com – Beberapa waktu terakhir ini media dihebohkan dengan peristiwa penolakan kedatangan Ustadz Abdul Somad di Bali. Karena diduga ada pihak yang sengaja memprovokasi, kali ini Parta Keadilan Sejahtera (PKS) meminta pihak kepolisian menindak tegas provokator tersebut.

Hal itu dikatakan langsung oleh Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini ketika ditemui kemarin Rabu, 13 Desember 2017. Dia menilai jika provokator tersebut merupakan sikap dan tindakan yang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jazuli mengatakan supaya persekusi dihentikan dan pihak-pihak keamanan benar-benar menindak provokator penolakan Ustadz Abdul Somad ke Bali. ‘Hentikan persekusi terhadap ulama yang ingin lakukan ceramah, dakwah dan tabligh, persekusi harus dihilangkan karena menjadi ancaman seirus NKRI. Oleh karena itu Fraksi PKS meminta aparat kepolisian menindak tegas serta memberikan hukuman kepada pelaku’ ujarnya saat ditemui di kantor Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 13 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Jawaban PBNU Soal Tudingan Said Aqil Dibalik Penolakan Ustadz Abdul Somad di Hongkong!

Baca juga : Sempat ditolak Sampai Dapatkan Ancaman, Ustadz Abdul Somad Akhirnya Dibolehkan Safari Dakwah di Bali!

Anggota Komisi I tersebut mengatakan menurutnya ulama mempunyai posisi mulia untuk umat Islam dan punya peran dominan sepanjang sejarah bangsa. Dia menilai sebagai bangsa yang besar dan sadar akan tanggung jawab, masyarakat Indonesia harus dan wajib menghormati ulama.

Ustadz Abdul Somad
Copyright ©konfrontasi

Hal tersebut dikatakan Jazuli karena ulama mengajarkan umat untuk selalu taat dan konsekuen dalam beragama. Selain itu apa yang mereka ajarkan juga sejalan dengan dasar dan konstitusi negara.

Menurutnya ulama dengan dakwahannya merupakan suatu pengamalan sila pertama Pancasila serta upaya menegakkan konstitusi negara yang menyatakan dengan tegas berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan itu, Jazuli menilai jika sangat tidak mendasar jika menuduh ulama anti-NKRI.

WAJIB BACA :  Komnas HAM Analisa Laporan Soal Arya Wedakarna dalam Aksi Penolakan Ustadz Abdul Somad!

Tidak benar jika ulama menyebarkan intoleransi atau memecah belah bangsa. ‘Justru mereka yang berhak melakukan persekusi terhadap ulama disebut anti NKRI dan memcah belah NKRI. Meraka berusaha menjatuhkan posisi dan peran ulama, sehingga bangsa tak lagi menghormati ulama’ ujar Jazuli.

Sementara tiu cukup diektahui jika Ustadz Abdul Somad mendapatkan penolakan dari sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) saat akan melakuan safari dakwah di Bali. Saat itu sejumlah massa berusaha menolak kedatangan Ustadz Somad, namun ketegangan akhirnya berakhir dan akhirnya ulama tersebut boleh melakukan dakwah setelah dilakukan musyawarah untuk menyelesaikan masalah.

Baca juga : Ustadz Abdul Somad, Toleransi Umat Hindu dan Sosok Ksatrianya Laskar Bali!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here