Kata KPK Soal 3 Nama Politisi PDIP yang Hilang di Dakwaan Setya Novanto!

0
1634
Febri-Diansyah
Copyrigth©Timlo.net

Kata KPK Soal 3 Nama Politisi PDIP yang Hilang di Dakwaan Setya Novanto!

Indowarta.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengkonfirmasi mengenai pernyataan dari kuasa hukum, Setya Novanto, Maqdir Ismail, yang sudah mempertanyatakan hilangnya tiga nama yang merupakan politisi PDIP di surat dakwaan kliennya.

BACA JUGA : Setya Novanto Ngaku 5 Hari Diare dan Tak Diberi Obat oleh Dokter KPK!

Pembacaan dakwaan itu dilakukan kepada Setya Novanto dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12/17). Ketiga politisi yang telah dimaksud itu adalah Ganjar Pranowo, Olly Dondokambey, dan Yasonna Laoly.

Pada saat proyek e-KTP berlangsung, nama Yasonna dan Ganjar duduk sebagai Komisi II DPR, dan Olly sendiri menjadi pemimpin Badan Anggaran DPR. Sedangkan Olly pada saat itu merupakan pimpinan Badan Anggaran DPR. Mengenai hal itu, Febri mengatakan kalau subtansi dakwaan adalah strategi KPK.

WAJIB BACA :  Alasan Bambang Soesatyo 'Ogah' Gantikan Setya Novanto!

“Saya kira kalau terkait dengan substansi dakwaan itu bagian dari strategi di KPK. Tentu saat ini kami fokus membuktikan dan lebih menjelaskan perbuatan-perbuatan apa yang diduga dilakukan Setya Novanto,” ujar Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (14/12/17).

Selain itu, Febri meminta kapada Maqdir Ismail untuk fokus membela kliennya dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Konstruksi umum pada dakwaan terkait dengan adanya dugaan aliran dana kepada sejumlah pihak, kata dia, tidak berubah.

Setya Novanto
Copyright©wartakota

Dengan itu, KPK sekarang ini akan terus mengejar beberapa pihak yang dianggap diikut dalam menikmati aliran dana dari proyek e-KTP. Sepanjang adanya bukti permulaan yang cukup untuk melakukan awal dari penyelidikan.

WAJIB BACA :  KPK 100 Pesen Siap Hadapi Setya Novanto!

BACA JUGA : PKS Masih Tunggu Kasasi Soal Bayar Rp 30 M Karena Fahri Hamzah!

“Pihak-pihak lain yang juga diduga menerima aliran dana tentu akan terus kami kejar. Kami proses lebih lanjut sepanjang bukti permulaan yang cukup untuk awal dari penyidikan itu bisa dilakukan,” kata Febri.

Sebelumnya, Maqdir mengatakan, kalau ketiga nama itu telah terdapat dalam surat dakwaan kepada tiga terdakwa sebelumnya, yaitu dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman serta Sugiharto, dan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Ketiga orang itu telah didakwakan menerima suap dalam pengadaan proyek e-KTP pada saat masih menjabat sebagai anggota DPR untuk periode 2009-2014. Ganjer disebut menerima aliran dana sebesar 520.000 dollar AS, Yosanna sebesar 84.000 dollar AS, sedangkan Olly sebesar 1,2 juta dollar AS.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Wabup Klaten dipanggil KPK Soal Kasus Suap Promosi Jabatan!

“Saya tidak melihat partai, tetapi saya lihat personal orang, yang di dakwaan lain menerima uang, tiba-tiba di sini (dakwaan Novanto) raib, ada apa itu,” pungkasnya.

BACA JUGA : Sosok Nyentrik Saksi Ahli KPK di Sidang Praperadilan Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here