Ketika Pengunjuk Rasa Teriaki Pengunjung DWP yang Berpakaian Mini!

0
2236
DWP
Copyright ©kompas

Ketika Pengunjuk Rasa Teriaki Pengunjung DWP yang Berpakaian Mini!

Indowarta.com – Terlihat pengunjuk rasa yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) menggelar aski penolakan terhadap event Djakarta Warehouse Project (DWP). Mereka terlihat bekumpul di depan Gedung JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat, 15 Desember 2017.

Para pengunjuk rasa terlihat membentangkan bener penolakan dan mereka mengenakan baju serba putih. Selain itu ada pemandangan unik ketika demonstran melakukan orasinya dengan menyuarakan penolakan digelarnya acara DWP 2017.

Nampa saat para demonstran berorasi, muda-mudi yang berpakaian minim terihat lalu lalang didekat massa yang tengah menggelar aksinya. Beberapa pengunjuk rasa yang sebagain besar mengakan pakaian serba putih dan menegnakan peci sempat meneriaki muda-mudi yang berpakian minim itu.

Mereka meneriaki pengunjung wanita yang berpakaian minim yang akan menyaksikan acara DWP dengan sinis ketika itu. ‘Woi, mau kemana lu? dasar emang ndak guna lu’ teriak sejumlah demonstran ketika berada di Pintu 7, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat, 15 Desember 2017.

DWP
Copyright ©kompas

Memang terlihat sejumlah muda-mudi baik pria maupun wanita saat itu hilir mudik menuju pinti mausk JI Expo, kemayoran dimana tempat digelarnya acara musik DWP. Namun cukup diketahui jika sebelumnya sejumlah anggota ormas menolak digelarnya acara tersebut. Banyak yang menilai jika acara musik DWP 2017 tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

Mereka anggota Ormas meminta acara tersebut dibubarkan. Orams yang terlibat dalam aksi unjuk rasa itu sendiri diantaranya DPC Forkabi Kemayoran dan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Indonesia. Dikatakan oleh orator, massa yang berunjuk rasa kali ini sekitar 100-an orang.

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah anggota ormas itu mendapatkan pengawalan dari sejumlah polisi yang berjaga-jaga di sekitar JI Expo kemayoran. ‘Kami menolak acara DWP yang diselenggarakan hari ini dan besok’ ujar seoarang orator bernama Suhadi.

Selain itu sejumah ormas yang terdiri dari DPC Forbak Kemayoran, Bang Japar Indonesia dan beberapa ormas lain telah menyampaikan keberatan diadakannya acara itu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Penolakan itu sendiri dilakukan dengan alasan gelaran musik tahunan tersebut dapat merusak moral bangsa Indonesia terutama generasi muda.

Sementara itu DWP sendiri merupakan event musik elektronik yang digelar setiap tahun di Jakarta. DWP 2017 kali ini digelar di JI Expo, Kemayoran , Jakarta Pusat mulai 15 hingga 16 Desember 2017.

Baca juga : Dianggap Maksiat, Ormas Islam Jakarta Akan Gelar Aksi Tolak DWP 2017!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here